Kamis, 11 Oktober 2012

Rindu tak sampai


Pagi ini masih segan rasanya untukku menyambut senyum hangat sang surya. Entah kenapa raga ini seakan tak mau berkompromi dengan hiruk pikuknya kota semarang, yang seyogyanya tak pernah luput kujamah. Namun, aku tak ingin berlama-lama. Ku musnahkan segala keraguan yang membelenggu itu. ku  kobarkan lekas-lekas semangat baruku, semangat putih abu-abuku, semangat yang telah kuperjuangkan mati-matian setahun ini. Rasanya tak sabar menginjakkan kaki di SMA bercorak jersey Timnas Belanda yang baru saja menganggapku sebagai keluarga barunya itu.
Hari ini spesial, itu bagiku. Bagi keluargaku, biasa saja. Buktinya aku yang malang melintang menyambut atribut baru ini tak sedikitpun mendapat sambutan istimewa. Aku tetap saja dibiarkan berangkat seorang diri ke sekolah yang sesungguhnya belum akrab denganku. Aku pun terima saja walau sebenarnya ingin diantar tepat didepan gerbang seperti teman-teman yang lain. Tetapi, ya sudahlah.
Aku bergegas meninggalkan rumah, perjuangan pun dimulai. Kali ini rintangan yang harus ku tempuh adalah berjalan yang jauhnya sekitar 1,5 km. Cukup melelahkan memang, tetapi dengan tersenyum semuanya terasa mudah dan indah. Aku pun begitu menikmatinya.
“akhirnya” kataku sembari menghela napas panjang. Akhirnya aku dapat segera mengistirahatkan kaki ini. Rintihanya menusuk hingga ketulang-tulang, aku pun miris merasakanya.
Telah ku tempatkan raga ini ke dalam angkot yang nantinya akan mengantarku ke depan gerbang sekolah. Kini aku hanya tinggal menunggu pak sopir mengemuKakan angkotnya. Tak berapa lama angkot pun melaju. Segera ku penakkan pandangan menuju ke jendela dengan pemandangan terindah, hanya sekedar untuk menyeka penat.
Tiba-tiba ...

Aku melihat seseorang dari balik jendela, sepertinya aku kenal. Dia ... , ah lupakan. Aku tak ingat. Mungkin hanya mirip dengannya. sungguh tak ada sisa-sisa namanya dalam otakku, mukanya memang familier tetapi ...
Ahhh mengapa aku begitu memaksa untuk tahu siapa dia. Kenapa otak ini tak mau berfikir lebih lembut, kenapa jiwaku seolah terbelenggu oleh kehadiran sosok tanpa nama itu. Ohhh Tuhan...
Ya, rambut kriwilnya itu mengingatkanku pada seseorang. Tapi siapa? Entahlah. Aku berlalu. Kucoba mencari pemandangan lain dari sisi jendela yang berbeda. Bagai terhipnotis, bola mataku kembali lagi serasa tak ingin berpaling. Semakin berpaling, ingatanku bekerja semakin hebat. Ku coba mengingatnya lagi. sosok familier tadi memang telah tak tampak tetapi bayangan tadi belum juga mau berlari dari otak ini.
            Tiba-tiba bagai terantuk tebing terjal, jiwa ini terguncang hebat. Aku terpaku. bagai terperintah, kedua bola mata ini serempak kelu. Air mata pun sekenanya mengalir saja, aku tak kuasa membendungnya. Bibir ini mengucap satu kata, walau tak begitu jelas ucapanya.
“Kaka...” cetusku tanpa sadar. benar sekali, ya aku mengenalnya. Dialah ... ahh malas sekali menyebut namanya. Nampaknya tak banyak yang berubah dari dirinya, tetap seperti yang dulu.
            Mengingat namanya, serta merta masa-masa indah lalu turut menyesaki otakku. Saat saat dimana kita merasa ruang kelas milik berdua. Bercanda, saling mengejek tanpa memperdulikan teman yang lain. Jujur, aku rindu candaanmu yang dulu, yang menjaKakan aku sulit melupakan bayangmu. Aku ingin berdiskusi matematika dengan sosokmu yang sok cool itu. Aku kangen ketika kita ditegur guru karena sibuk sendiri ketika beliau menerangkan. Tuhan... aku rindu semua itu.
            Apa kabar Kaka? , itulah kata yang ingin kuucapkan sesegera mungkin. Namun, aku tak memiliki cukup nyali untuk sekedar mengeja kalimat itu. Entah, aku sendiri saja tak mampu menjabarkannya. Sebenarnya ada satu penyesalan yang sampai saat ini belum bisa lepas dari benakku. Mungkin ini juga yang salah satu penyebab canggungnya hubungan kita sekarang. Seandainya waktu bisa kembali, aku tak akan menyiakan saat itu. Ingin rasanya ku ulur waktu semampuku serta tak akan kubiarkan lepas sekenanya saja. Ku tiadakan ujian, ya pemikiran konyol itu muncul lagi. Aku tak terlalu menahu akan dampak ujian itu yang pasti ujian merupakan akhir perjuangan anak kelas IX dibangku SMP, mungkin karenanya aku dan Kakaterpisah. Sebenarnya bukan karena itu melainkan ada hal lain dibalik ujian nasional nan penuh misteri itu yang sampai saat ini pun tak mampu kujelaskan. Padahal raung galaunya begitu gempar terasa sampai sekarang.

            Hari ini adalah jadwal cap tiga jari ijazah di SMP ku tercinta. Dengan demikian hari ini juga aku bisa menuai rindu bersama teman-teman SMP tersayang. Aku gak sabar ingin segera bertemu mereka apalagi seragam kita nanti kan udah gak sama lagi udah pakai rok abu-abu lagi, ahhh lucunya. Namun, tiba-tiba aku terantuk pada suatu kejanggalan. Kaka, ya benar Kaka. Tak peduli rinduku menggunung yang pasti aku tetap tak ingin bertemu dia. Aku benar-benar mati gaya dihadapannya. Aku tak kuasa mengatur diri ini ketika melihat senyumnya. Aku terlanjur malu. Sungguh habis sudah muka ini untuk memandangnya nanti.
            Aku berangkat menuju SMP bersama teman-teman yang kini masih satu sekolah denganku, lumayan banyak memang. Di sepanjang jalan aku mencoba menenangkan diri selekas mungkin. Aku tak ingin benar-benar terlihat memalukan didepan Kakananti. Aku berjuang, tertatih sendirian tak ada pula yang menawarkan bantuan. Ya allah semoga aku tak bertemu dengannya, amin. itulah sebait doa yang terpanjat spontan dalam hati.
            Setelah sekitar 30 menit berada dalam angkot, sampailah kami di SMP. Begitu sampai tanpa berpikir lebih lama aku langsung menuju tempat yang paling dan teramat ku rindukan. Kelas IX ku, ya kelas IX G tepatnya. Aku rindu tempat itu, tempat dimana saat-saat terindahku mengenakan seragam putih biru yang kini digantung dengan wewangian abadi. Kelas yang tak pernah sepi oleh candaan para penghuninya, sertatempat yang paling bersejarah bagi perjalanan cintaku. Siapa lagi kalau bukan dengan Kaka, huhhh Lagi-lagi nama itu.
             Aku yang sedang asyik memandangi ruang kelas menjelma menjadi acuh tak acuh pada keadaan sekitar. Aku merasa dunia ini milik diriku seorang. Senyum, tertawa kecil kulakukan tanpa kawan bak penghuni anyar Rumah Sakit Jiwa.
            “subhanallah” bacaan tasbih yang dilontarkan dengan nada mengejek itu menyadarkan  lamunanku. Ku toleh kearah sumber suara. Tampak seketika sosok dengan senyum manisnya didepan mataku. Tubuhku gemetar, tetapi tetap kucoba menguasai diri.
            “Kaka” jawabku datar.
            Dia tersenyum simpul, manis sekali.
            Kita saling hemat bicara. Diam tanpa seribu kata. Benar dugaanku aku sungguh dibuat mati gaya dihadapannya.
            Aku melirik tajam kearah lengan kanan atas bajunya hanya sekedar untuk melihat bet sekolah barunya. Mengetahui maksudku, Kakabertindak. Dengan cekatan ia langsung menutup lengan yang kupandangi tadi dengan tangan kirinya. Lucu, hampir saja aku dibuat tertawa lepas dengan sikap jenakanya itu, untung saja aku sukses mengontrol diri. Usahanya itupun sia-sia aku berhasil mengintip bet sekolahnya. Secara otomatis, aku tahu sekolah abu-abunya itu ya aku tahu.
            Usahaku berlanjut, kini lengan kirinya menjadi incaranku. Jangan sampai bet jurusan yang tertempel disana membuat rambutku beruban hanya karena dibuat penasaran olehnya.
            “ssstttt” desahnya seraya menutupi lengan kirinya dengan telapak tangan kanannya. Lagi-lagi ia telat, aku sukses menintipnya. Yeahhh yuhuuu...
            “oooo” responku standar setelah mengetahui sekolah serta jurusan teman istimewaku itu. Walaupun sebenarnya hatiku begitu girang.
            Seakan tak mau kalah, ia melakukan hal yang sama. Ia mencoba mengintip ketiga bet yang tertata di lengan kananku. Tak ingin berbuat sama dengannya, aku melakukan hal lain. Kudekatkan lenganku itu kearah pandangannya. Mukanya tetap tanpa ekspresi begitu juga aku, kita sama-sama terlihat begitu polos.
            “heeemmm” responnya tak kalah standar. Aku tertawa kecil, tersirat keinginan untuk tak beranjak dari depan kelas kesayangan ini yang tentu saja bersama dengannya.
            Beberapa menit saling mengunci mulut. Kakamulai membuka suara “eh aku turun dulu ya” ijinnya.
            Aku hanya mengangguk. Ingin sebenarnya menahan, tetapi apa hakku. Aku?! Ahh aku tak lebih dari teman, teman masa lalunya





.
>.>> kaka itu nama samaran guys, mau tahu yang sebenarnya ? baca post selanjutnyaaa...

DIA ,,, MAZIA !!!


Heemm gak terasa udah lama ya bray aku kagak ngeposting. Kangeen ya? Okelah karena aku sayang kalian semua para pengunjung blog kebanggaanku tercinta ini, dengan senang hati Aku mau share experience yang bener2 ngebuat aku speechless dan masih terbayang2 sampai sekarang. Mau tahu??? Okey cekidot!

Kejadian ini terjadi jum’at lalu tepatnya tanggal 10 Agustus saat aku mengikuti shalat tarawih berjamaah di Masjid Uswatun Hasanah dekat rumah. Waktu itu berawal dari aku yang sedang mencari sandal saat usai rakaat ke 8 dengan niat buru2 pulang agar tak terlalu larut untuk ngerjain tugas yang memaksaku ke warnet.

Tiba-tiba ...

“khurnia” suara lembut perempuan yang sebaya denganku sukses alihkan perhatianku.
Ku toleh ke hadapanya, ku tatap wajah yang begitu familier itu. Tak perlu lama mengingat di pikiranku telah terpahat namanya “mazia ...”
 

ya, benar. dia Mazia, sahabat TK ku, SD ku dan jika sekali lagi kau tanya aku jawabanku pasti, kita masih sahabat. Tak peduli apakah ia anggap ku sahabat atau sekadar teman masa kecil yang tak berhak diingat.
Suasana berubah bak drama, di tengah puluhan jamaah yang sedang bersimpuh menghadap sang pencipta, aku dan mazia sekilas terlihat seperti ibu dan anak yang telah puluhan lamanya tak bertemu.

Mazia mengajakku bersalaman, aku tak langsung merayuh uluran tanganya itu. Aku mencoba mengulur waktu, sungguh niatku hanya bercanda. Dia seakan tak melirik candaanku, okelah aku luluh dan kurayuh tanganya itu. Dia menggenggam tanganku erat, erat sekali. Tak disangka, tangan kasar ku ini ditaruhnya di pipinya bersama dengan tanganya yang menggenggam tanganku. Aku seakan terantuk tebing curam, sesak sekali. Hatiku terhimpit aku pun trenyuh baru ku sadari ini bukan waktu yang tepat untuk mengumbar tawa.

Diatas tadi hanyalah sedikit drama yang terjadi malam itu. Setelahnya dilanjut dengan pertanyaan2 kecil yang berasa sampai ke tulang2
dia bertanya “saiki neng ndi saiki khur?”
“neng kene lho ya, neng mesjid” lagi2 candaan mubazir itu terlontar dari mulutku.
“sing nggenah”
“SMA duuuuaaa” ku sengaja kata dua itu ku ganti dengan versi iklan ayu ting ting. Kali ini ia sedikit tersenyum.

Giliran aku bertanya, “ngelanjut dimana?” benar dugaanku, ia melanjutkan ke PONPES nya di Solo. Ponpes yang 3 tahun lalu sukses memisahkan kita, membuat jarak antara kita tetapi ponpes itu juga lah yang menumbuhkan rindu antara kita J . pernyataannya selanjutnya yang membuat aku tercengang. Ia berkata bahwa disana ia mempunyai teman yang bernama sama denganku, Khurnia. Amazinggg !!! memang pernyataanya itu terlihat sepele namu artinya subhanallah. Kau tahu? Itu berarti selama ini ia masih mengingatku, masih mengaku bahwa pernah mempunyai teman yang bernama Khurnia(aku) selain itu jika ia mengungkapkan kata itu berarti walau sejengkal ia masih memikirkan aku, masih mempunyai niat untuk menceritakan hal kecil ini kepadaku. Ohh So sweet ...


Lalu, ia bercerita bahwa tadi sore ia mengisi tausiyah di Masjid ini dalam hati sungguh aku menyesal kenapa aku gak berangkat, kenapa ku lewatkan hari penting ini. Aku ingin melihatnya ya Allah. aku ingin menyaksikan sahabatku ini berdakwah membagi ilmunya ...

Ia bertanya lagi, “omahmu isih sing kuwi to” iya, jawabku. Kenapa dia bertanya demikian dia mau main silahkan. Tapi apa coba artinya ohhh aku belum bisa menafsirnya. Semoga bukan pertanda apapun ya, amin.
Sudah, sudah selesai pertanyaan2 sarat makna itu. Tapi tak secepat itu kami meninggalkan Masjid. Kini tinggal ungkapan2 kangen yang tersirat di kedua pasang mata kita atau sesekali juga tersurat dari ucap dan perilaku kita. Dia mengepalkan tangan dan didekatkan ke arah dadanya, matanya berkaca2, sama sepertiku. 

Aku bener2 speechless secuil kalimatpun tak mampu ku ucap. Kembali dia memecah kesunyian tapi yang ini membuat kegalauan. Betapa tidak, ia berpamit pulang aku tak serta merta mampu mencegahnya. Kita bersalaman lagi, kini giliran aku, gantian aku melakukan hal drama yang dilakukanya awal tadi. Ku taruh genggaman tanganku dan tangannya di pipiku. Benar, rasa rindu ku kian memudar tapi rasa tak ingin berpisah pun kian menguat.

_the end_

Untuk sahabatku : Mazia.
semoga, kalian semua dan khusunya Mazia senang membacanya J


posting temu kangen

hai semuahhhhh
sudah lama aku tidak menyapa kaliaaannn
kangen yaaaa
huuummm peyuuuk
haha alay
aku ada 3 cerpen nih bray, dibaca ya
tahu dong kalo menulis cerpen itu adalah PASSION mahadahsyat ku sebelum badminton dan SDP *ups
eh eh tau SDP???
pasti engga
kosakata baru lho guys, di catat ya ...
kapan2 aku bakal cerita banyak deh tentang tiga huruf keramat itu
OK guysss
cekidot cuss ke cerpen nya yaaa
di posting selanjutnya
~tralaalaaa
gomawo
arigatou
merci
thanks
terima kasih
matur nuwun
:) :) :)
:* :* :*

Kamis, 26 Juli 2012

You are my destiny



K-POP , pasti kalian tak asing kan dengan kata itu. Yaiyalah orang menjamur banget seantero jagad raya termasuk pelosok negeri kita ini juga lambat laun terpengaruh bro. Liat aja di TV banyak grup vokal cewek/cowok yang menuhin panggung terus nyanyi ama joget2 gak jelas gitu udah vokalnya sering fales lagi, eh haha.

Tapi aku bersyukur tenarnya K-POP memberi pengaruh besar bagi hadirnya drama korea di sekitar kita. Ya, tak dipungkiri drama korea semakin diminati seiring merajahnya K-POP. Okelah tinggalkan K-POP, cusss ke pembicaraan sesungguhnya. Cekidot!

Eh tau drama korea yang judulnya jadi judul nih posting??? Kalo enggak! Kebangetan ... haha

Yup, drama ini aku tahu dari Indosiar, biasalah gueh kan anak drakor yang nongkrongin Indosiar dari siang sampek sore, ckck. Sebenarnya nothing spesial sih drama ini, malahan menurut aku ceritanya kayak sinetron” di negeri kita. Bedanya, kita semrawut sananya yahuttt. Tapi film ini sungguh amat sangat bersejarah sekali dalam hidupku *alay*

Kenapa? Kenapa? Kenapa? Hemmm

Kasih tauk gak yawww...

Drama ini boleh nih dapet award : The first, The Best and Be Different. Jiahahaha alay gak sihh, :o

Mau tau kenapa? Okelah cusss mamen!
o       The first (pertama), kenapa pertama? Yuhuuu nih drama yang pertama kali menerjunkan aku kedalam indahnya KOREA beserta segala sesuatu didalamnya. Termasuk K-POP, artis dan yang pasti dramanya. Terbukti setelah meresapi nih film, aku jadi penasaran ma drama” selanjutnya. Hingga akhirnya setelah malang melintang menjadi pengamat drama yang awang dapatlah aku 5 Dramaeh 6 termasuk ini yang pastinya sesuatu. yeahhh yuhuuu, penasaran??? Baca posting selanjutnya! *modus*

o       The Best (terbaik), karena apanya yahhh??? Hemmm soundtrack enggak, pemain Cuma sebagian, cerita ,,, yaya mungkin itu kalik ya ceritanya emang sinetron banget tapi kalo diresapi nih cerita gak ada tandinganya deh ama drama atau sinetron di planet manapun *alay berkelanjutan*
o       Be Different (berbeda), pasti kalian udah pada menerka” kan apanya yang different dari nih drama. Yeahhh, banyak tapi kompleks. 1. Episodenya lamaaaa. hampir 100 kayaknya, emang sih sama cinta fitri masih jauh, tapi ini korea mamen! Ini drama coy! 2. Ceritanya berat, kurang cock bagi ABG dan ibu hamil *emang lemak* 3. Otakku mampet, udah;ah 2 sebab lebih baik. (?)

wow keren!!! Gimana my bro, puas!!! Kalo belum, mending search aja di google ‘you are my destiny’ noh disana puas2in kalo perlu beli DVDnya yahhh! Kalo udah, aku pinjem *modus 2*

oh ya, satu lagi yang spesial dari film ini yaitu pemeran utama ceweknya. Siapa! Haaa! Excellent! Yoona, Yoona ‘Girls Generation’ , percaya atau tidak dia itu yang pertama kali ku lihat dari nih film dan gara’’ dia juga yang membuat aku cinta sama drama amazing ini. Karena kenal Yoona, gak asik kalo kagak nge fans ama SNSD / Girls Generation nya sekalian. Udah deh sekarang aku ngefans nya sama ketiga’’nya J.



You are my destiny | Yoona | SNSD |

Dream High


Dream high(song)
I Dream High nan kkumeul kkujyo
Himdeul ttaemyeon nan nuneul gamgo
Kkumi irweojineun geu sunganeul
Gyesok tteoollimyeo ireonajyo

I can fly high naneun mideoyo
Eonjenganeun jeo haneulwiro
Nalgaereul pyeogo nugubodado
Jayurobge nopi nara oreul geoeyo


Kenal lagu yang sukses aku copasin diatas? Gimana baguskah? Jual beli bagus ya di toko bagus *apa urusannya coba* jujur, suka banget aku sama lagu itu walau kedengeranya seperti orang ngomel *iyalah orang gak mudeng* tapi aku tetep bisa ngerasain energi positif dari lagu itu *serasa paranormal*

Lagu ini itu soundtrack drama korea yang judulnya sama dengan judul lagu ini, yang lebih spesial lagi penyanyi nya pun juga pemeran drama ini. Cucok banget kann,,,
menurut aku film ini itu unik, unik banget. Ceritanya remaja banget, tentang impian’’ gitu deh, asik banget kan apalagi pemainya bening bening, kurang apa cobak! *modus 1*

Film ini tuh lucu, tokohnya aneh” tapi juga semuanya kasihan, ohhh so sad. Berawal dari si cantik Suzy MISS A yang berperan sebagai Goo Hye Mi yang sombongnya gak ketulungan, aneh gitu orang udah dikejar2 hutang masih aja angkuh. Tapi lama” nih bocah kasihan juga lho awalnya terpandang tapi setelah di Kirin hanya ditempatkan di kelas admisi, penuh hinaan sahabatnya pun juga berubah jadi musuh bebuyutan sepanjang abad  *hiperbola* tapi baru kusadari bahwa cewek secantik Hye Mi gak punya perasaan, iyalah orang waktu disuruh bayangin sesuatu buat menghayati lagu ekspresinya datar banget abnormal kalik ya, haha. Satu lagi keunikan Hye Mi yaitu taktik cewek cantiknya untuk merayu Shamdong agar mau ke Seoul sumpah bikin aku ngakak mulu.

lanjut ke Kim Soo Hyun yang berperan sebagai Shamdong cowok desa yang terlampau kampungan, apalagi waktu ngelihat Suzy waktu pertama kali isone” awake kaku kabeh. aneh banget nih orang pokoknya gak bisa diungkapkan dengan kata” deh tapi kalo gantengnya biar hati yang berbicara *kumat*.

Beda lagi dengan cowok macho yang aku gak tau namanya yang jelas dia personil 2PM dan pipinya kempot *eh haha* dia ini brandal yang menurut aku paling sesuatu di dunia ini. Hemm gimana yah pokoke brandal ini langka dan hanya ada di Dream high pastinya. Tapi kasihan aku sama nih orang waktu ayahnya maksa dia buat kuliah ke luar negeri, melas banget tauk mukanya. Nyebelinya itu waktu dia ninggalin show case palsu dan malah gabung ama Baek Hi (musuh bebuyutan Hye Mi), penghianat banget tauk.

sekarang ke pemeran yang semi antagonis. Kenapa semi? Karena gak jahat” banget menurut aku malahan kasihan eehh tapi nyebelin juga deng. Yuhuu udah disinggung diatas yah yup Baek Hi personil girlband T-ARA tapi nama aslinya aku gak tau *eakkk* kasihanya ini tuh waktu awal”nya, jadi kacungnya Hye Mi lah, dihinalah diapakanlah tapi tetep diam aja. Tapi makin kesini makin nyebelin Baek Hi eee malah Hye Mi yang tertindas, ohhh dunia pasti berputar...

bosen ya bahas pemeran yang serius” okeelah cekidot ya ke pemeran yang lucu” yang unyu” gitu, haha. Ini nih 2 tokoh yang lucu banget, PDKTnya aneh, tapi kadang juga kasihan. Siapa lagi kalo bukan si gendut dengan suara emas Phil Sung dengan partner gokilnya Jason. Aku kasihan sama Phil Sung dia sering dipandang sebelah mata karena badanya yang terlampau tambun apalagi waktu dia suruh jadi pengisi suara sebuah iklan tapi atas nama orang lain, kasihan ya... tapi hebat lho dia berhasil turun 30kg dalam waktu 200hari hanya demi Jason, ohhh terlalu.
Hemm Jason, liat mukanya aja bikin ngakak ganteng sih tapi kayak shincan bro. Udah logatnya sok gaul sering ngomong kata” inggris gak jelas haduhhh unyu banget nih anak. Tapi baik lho dia, walau terpandang di sekolah dia tetap mau berteman ama Phil Sung dan sukses membuatnya melayang. Tapi ternyata harapan itu palsu semuanya hanya sekedar sopan santun, ya ampun mas gubrak banget. Eh eh ini nih yang paling aku ingat dari Jasson waktu nerima telpon kata pertama bukannya “halo” atau “assalamu alaikum” atau apa kek eee malah “whats up!” lahhh persis yaa, persis orang gendeng ckck.

Jumat, 29 Juni 2012

Thanks a lot part II


Seperti janjiku di posting terdahulu, ku mau ngelanjutin yang perjuanganku menggapai sekolah è mana bisa sekolah di gapai ?? gimana caranya gitu, aneh.

Udahlah lanjut perjalanan aku ke SMAN 2 Semarang tercinta chibi chibiku muacchhh *alay*
Jujur, sebelum ini aku gak tau apa itu SMAN 2? Dimana? Dan seperti apah? Sungguh benar2 buta akuh. Sebenarnya waktu dinyatakan hengkang dari audisi smaga (SMAN 3) aku  mau baibai juga ama RSBI, mau cusss ke reguler tapi sayang juga udah nyampe tengah jalan masak mau mbalek!!! Dimana mental pemain bulu tangkis Chinakuhh!!! *pedepedepede*

Okeh, akhirnya aku lanjut. Waktu itu kewajiban aku harus daftar ulang kesana, busettt gimana mau kesana tau aja kagak denger namanya aja waktu kakak kelas yang juga tetanggaku diterima disana sebut saja dia anjas, jujur aku baru tau *katrokkatrookkatrok?* okehh aku tanya dari sabang sampai merauke orang2 yang memenuhi syarat sebagai berikut : ganteng, setia dan rajin menabung *emangnya pilih2 mantu*. 
Enggaklah yang pasti daftar juga disana, naik angkot tanpa ortu dan yang paling penting tahu jalan kesana buat bisa jadi tutor aku menghadapi jalan yang sama sekali belum pernah terjamah olehku. Akhirnya indonesia memilih deng deng!!! HERLINA yuhuuu dia yang ditakdirkan Tuhan *mungkin* untuk menemani aku kesana.

Satu kata yang terlontar spontan di mulut aku waktu itu yaitu : Rak Cucuk. Yoaaa bayangin aja naik angkot sejam ada mungkin, yang jelas lama eee sampek sana masya allah Cuma nulis selembar kertas itupun Cuma secuil, mbayar,  udah itu pulang. Hemm TERLALU *bang oma*. Tapi thanks buat herlina, tanpamu mungkin masih mungkin lho aku benar2 nyerah buat menjamah sekolah itu. Thanks my tutor Jiahaha

Thanks a lot :)


Men, perjuanganku buat dapetin sekolah ini bener full gak setengah setengah *korban iklan* mau bukti!
Aku buktinya *korban berkelanjutan*
Okeh cekidot!
Gini, pertama tama kita baca basmalah terlebih dahulu “bismilllahirohmanir rohim”
Etdahhh kelamaan ...
Yuhuuu merapat!

Pertama tuh diawali dari pendaftaran onlen lewat internet cuyy, kalo yang inih aku dibantu bulekku. Bulek yuni namanya, karyawan TU SMP ku juga lhooo haha
Sebelumnya terima kasih buat Salsa yang banyak mengalirkan aku info tentang pendaftaran serta tethek mbengek tentang sekolah ini.

Lanjut ke nyari surat rekomendasi, yang ini nih perjuangan sia2 dapet enggak kepake enggak Cuma dateng dapet komentar pulang lagi. Duhhh nasib!

Ini baru awal dari perjuangan yang sebenarnya fren, yup waktunya verifikasi ke SMAN 3 Semarang. Waktu itu aku pergi bareng putri bersyukur banget masih ada temen kalo enggak ya pasti ku kluntang kluntung sendiri toh orang tua pasti gak peduli. Aku verifikasi dan putri Cuma nyerahin akte yang kemarin ketinggalan, untung yah punyaknya ketinggalan *senyum antagonis* haha just kidd .V. , sebenarnya pun perjalan awal ini gak mulus2 amat soalnya kita harus bolak balik jalan kaki dari mlatiharjo ke Spesix  terus mbalek lagi buat nyegat bis di jalan raden patah. Parah yaaa ini semua emang gara2 aku, maafin akuh ya put J . belum lagi sampe sana kita tekanan batin gara2 yang daftar cantik2, kaya2 dan ditemani orang tua huffftttt jleb moment!

Udah verifikasi lanjut ke tes tahap 1, lha yang ini nih aku melakukan perjalanan seorang diri. Agak merinding sih bisnya brutalll mamen! Di dalem bis Cuma bisa bismillah dan pasrah huh, sesampainya disana aku salah nempati tempat duduk kirain sembarang ee ternyata ada nomernya masing2, apalagi orang yang tempat duduknya aku tempati datengnya telat ya udah deh waktu pindah ketempatku sebenarnya pada dilhiatin :@ , di hari kedua test apes lagi aku  kalo yang ini agak lucu + bikin nggonduk, gimana enggak? Aku salah naik bis saodarah saodarah! Kagak parah sih bis nya itu lewat jalan imam bonjol eee gaktau juga deng yang jelas belakangnya tuh sekolahan dasar benjol! Untunglah kondekturnya baik aku diberitahu gimana alur jalan jantung kota semarang itu + dapet doa semoga diterima lagi. Makasih ya pak walaupun pada akhirnya aku gak diterima ~tralalala~

BRAND NEW SCHOOL :)


hai twibie listen to me ...
eee kok malah jadi chibi chibi gini yah haha ...
ganti ganti lah
hai pemirsah please read this!
Good job prok prok
Aku bagai malaikat jibril yang membawa kabar baik buat umat blog seluruhnya eitttsss tepatnya buat aku doang deng.
Bray!
Coy!
Man!
Aku diterima!
Akuh lolos!!!
Aku sah punya sekolah baru!
Brand new school saudarahh! Yuhuuu senangnya dalam hati tralala
Akhirnya perjuanganku terbayar lunas mamen dengan nampangnya nama aku di daftar nama siswa yang diterima. Yup, saatnya pake batik SMAN 2 Semarang ... insya allah bakal aku share fotonya kalo bajunya udah jadi ya haha. Eh eh selamat juga buat temen2ku yang juga diterima disana, konon katanya seluruh yang daftar dari SMP kita diterima lhooo hebat kan (y) haha.
Inih bergembira ria dulu yah di posting selanjutnya ku share perjuanganku mendapatkan ini. Semoga menginspirasi J

LEE YONG DAE



Kalian penggemar K-POP??? Kalo iya, pasti di dalam pikiran kalian nama diatas itu personil boyband atau aktor utama drama korea. Ne ne ne thats wrong.
Kalian badminton lovers??? Kalo iya, pasti tau siapa dia dan so pasti juga mengakui kegantengan pemain yang sebenarnya lebih pantes jadi aktor ini. Kalo masalah suka
memang gak bisa dijamin soalnya ini menyangkut nasionalisme men.
Lee Yong Dae memang atlet yang sensasional kalo artis tu mungkin sekelas syahrini, tapi hebat sensasinya itu plus2, prestasinya juga megang gila baru2 ini bersama partnernya Jung Jae Sung dia dinobatkan sebagai pemain ganda putra terbaik di dunia. Yup, mereka sekarang itu rank 1 BWF MD. Hebat yah!!! Prok prok..
Back to kontroversi, gak enak kalo nyebut si oppa LYD tanpa mengulas sensasinya. Okelah cekidot.
Disadari atau tidak banyak banget sensasi yang menempel pada diri pemain asal korea ini baik yang alami ataupun yang sengaja dibuatnya. Yuhuuu,,, sensasi yang asli tentu karena parasnya yang diatas rata2, kayaknya eman eman gitu kalo jadi pemain badminton yang seluk beluk Cuma di lapangan melulu. eittss tapi jangan ragukan nih bocah menggaet wanita search aja di google nama Lee Yong Dae pasti perempuan2 oriental khas koreanya juga ngikut nampang. Gak tanggung2 bray ceweknya itu bisa dibilang papan atas gimana enggak si Suzy *sok kenal* personil girlband Miss A yang gaungnya sampai kesini aja banyak gila actionnya ama Lee Yong Dae. Wow saingan berat mamen.
Bosen ahhh ngomongin yang baik2, yuhuuu bahas yang agak rumpi yuk *hobby*
Menurut pengamatan saya, si LYD ini suka caper. emang sih badanya six pack tapi jangan umbar aurat juga toh mas, hobby kalik ya buka baju saat break tanding. Gak wajar tauk biasanya  kan yang begituan dilakuinya waktu menang terus juga gak sering2 amat, lah ini belum tentu menang udah buka2an kayak gitu sering lagi. Apa namanya juga kalo bukan alay!

Minggu, 24 Juni 2012

antara aku Guntur dan KING

Aku benar-benar excited dengan film Indonesia yang satu ini. Ceritanya sesuatu banget apalagi itu mengambil latar belakang badminton yang memang notabene adalah sesuatu yang bisa dibilang gue banget. Emang sih gak munafik kalau salah satu cita2ku menyebutkan bahwa aku ingin jadi pemain bedminton tapi harus ngelirik realita dong mamen, tau sendiri kan lingkungan aku kayak gimana keluarga aku bagaimana dan akunya sendiri bagaimana (?)

Banyak lho pelajaran yang kita bisa dapatkan dari film ini, khususnya buat aku haha. Salah satunya yang paling penting dan mendasar adalah kenyataan tentang fenomena PB Djarum yang sampai saat ini pun masih aku idamkan. Karena Guntur (tokoh), aku pun bisa menyimpulkan betapa angkuhnya PB ternama tersebut  bagi orang2 awang seperti aku. Terima kasih Guntur J. Oh ya, ngomong2 enak kali ya jadi Guntur punya teman si krebo yang subhanallah baik banget rela2in daftar PB pake nama orang lain yang maksudnya buat membantu si guntur itu ckck, ayahnya Guntur juga so sweet lho kelihatanya cuek tapi hatinya begitu lembut dan penuh kasih sayang.
Aku inget banget kata2 di akhir film
Kurang lebih begini nih

Hay all its time to galau ... yeah yuhuuu

Oh yah sebelum bersedih2 ria dan tenggelam dalam kenestapan tak ada salahnya kita kasih selamat dulu buat teman2 yang berhasil menggondol hadiah di Djarum Indonesia Open Premier Super Series tahun ini ya.. cekidot !
·        MS : Simon Santoso (INA), yeeee
·        MD : LYD/partner (KORSEL), yuhuuu
·        WS : Saina Nehwal (INDIA)
·        WD : lupa/lupa (CHINA), kamseupay
·        MIX : Sudket/Tomcat (THAI), iuhhh

Pasti kalian tau kan aku pro yang mana dan kontra ke siapa. Yup, pro banget ama Simon dan pro biasa ama LYD. Kontra? Ehem 2 nama paling bontot. Iuhh paling males nyebut nama yang terakhir itu, RCT pula namanya. Tega2nya Mereka mengagalkan Lillyana/Tontowi raih gelar, padahal diatas kertas jelas pasangan kita lebih unggul. Seandainya jikalau menang, kita jadi yang paling banyak menang kan, asik tau jadi juara umum. Secara kapan lagi gituuu.. sekali2 kan juga gak papa. Eittsss walaupun kalah, aku tetep bangga lho. kenapa? Yoi karena di semifinalnya aku udah alay jerit2 persis orang gila dan mereka pun berhasil membuat aku migrain, puas serasa juara dunia akhirat, thanks. Haha

Terima kasih, kami bisa tersenyum lebih lebar 

Hemmm seru banget ya Djarum Indonesia Open Super Series 2012 kemarin itu. Yang pasti China tak terlalu mendominasi di ajang tahunan itu.  Semua sektor pun adil dibagi di setiap negara yang berbeda. Alhamdulillah Indonesia sang tuan rumah masih kebagian walau Cuma secuil dan sebenarnya kita punya kans  lebih besar buat menambah satu gelar lagi, tapi ya sudahlah negeri kita kan cinta keadilan haha

Jika dibandingin dengan tahun lalu, tentu tahun ini lebih indah dong dan kami pun sebagai BL awang pun bisa tersenyum lebih lama. Kenapa? Kalau bagi saya tentu ini sebabnya, ku harap kalian juga ya.

1.       Tentu yang paling mendasar yaitu Simon Santoso sang punggawa Indonesia dalam sektor tunggal putra ini berhasil menyabet gelar setelah mengalahkan Du Pengyu si ganteng dari China. Hebat ya, bangga banget aku sama simon. ia bagi lentera Indonesia di tengah2 kegelapan prestasi Bulu Tangkis kita akhir2 ini.

2.     China tak lagi mendominasi yeye... hanya  4 wakilnya yang masuk final dan hanya 3  sektor yang dijejalinya ya karena ganda putrinya all China final gak assik banget ya, ahh yang jelas di tunggal putri dan putra nya china keok ama putri india dan putra Ina tentunya.

3.     Ini sebenarya aib, tapi tak apa lah toh kalian pasti juga ada yang ikut ambil bagian. Huuuuhhh haaahhhh hemmm tralaaaa Lee Yong Dae buka baju saudarah2!!! Seneng banget ya kapan lagi coba bisa nonton kayak ginian gratis haha. Dasar mata hawa Indonesia! Oh ya, congrats juga lhoh buat LYD n partner yang juga berhasil meraih gelar.

Jumat, 15 Juni 2012

Dibalik Djarum Indonesia Premier Open Super Series 2011

hola .... BL BL Indonesia yang ~istimewa~
aku punya "sesuatu" nih yang pastinya bakal aku share ke kalian
yup, tentu gak bakal jauh2 dong ama event yang lagi berlangsung sekarang ini di Istora Senayan.
apa! apa! excellent! *serasa dora*
betul banget "jawabanya ...." *adi hercules*
ehem yakni Djarum Indonesia Premier Open Super Series gileeee panjang banget persaan kereta gak gini gini amat
okelah, langsung aja ya ...
eitts tapi yang aku mau bahas nih event yang tahun lalu kalau yang tahun ini entar aku post di akhir acara ya ...


my passion . my passion . my passion tralaaaa

badminton-0122.gif from 123gifs.eu
badminton itu ... bagai darah yang menyesaki pembuluh nadiku bagai rambut yang menghiasi buruk rupaku bagai umbel yang mengentalkan semangatku karenanya aku mersa diri ini sempurna walau orang" tetap saja memandangku sebelah mata badminton ... seperti mata membawaku menyaksikan kilau agungnya dunia seperti bintang kilaunya menyejukkan menerangi malam" yang suram dan menggantinya dengan esok yang cerah -thanks- ini spontan tanpa draft hehe :p

Selasa, 05 Juni 2012

Coretan Anak Bangsa : untuk koruptor

Hey ...
Enyahlah kau bandit terhormat
Lenyaplah
Musnahlah
Jangan kotori ranah ini dengan mara bahayamu
Kepandaianmu tak ada ajinya
Jika kau balut dengan adab kotor nan sombong mu itu

Jauh jauh lah
Jangan mendekat
Jangan lagi kau pengaruhi anak bangsa sebagai kaummu
Sudahlah, usah lagi kau mendekat
Kau tak lebih suci dari penjahat
Penjahat rakyat
Tega kau anggapnya mayat
Semena-mena kau laknat

Kau itu bak daging berlapis benzoat
Kesombonganmu seteguh kawat
Keserakahan antarmu sejajari monyet
Kau anggap kaummu hebat
Tapi bagi kami
kau penguasa maksiat

-terima kasih-
anak bangsa yang tersakiti :'(

Senandung Sajak Cinta

Jikalau haruskan aku tuk menunggu
kan ku tunggu
Tapi tuk apa pabila tak berujung
Tak pasti pula harus seberapa menahun lamanya
Sampai kapan ini berakhir?
Sampai kapan ini mutakhir?
Apakah menanti hingga berhentinya nadi,
Atau tak mampu kelopak mata ini terbuka lagi,
Menunggu jantung ini tak gagah lagi?
Entahlah
Aku pasrah
Aku percaya cinta ini tak akan goyah
Walau tak ku punyai cukup kuasa
Tak perduli bila semuanya terasa basa
Cinta ini tak boleh layu
Ya, itu petuahmu
Kan ku abdikan
hingga detak penghabisan
Hingga pada akhirnya
jua kau abaikan

Jumat, 25 Mei 2012

Wuhan Kelabu

Nyesek, nujleb itulah yang aku rasain. aku benar-benar speechless. aku tak mampu berkomentar sepatah kata pun atas kekalahan Tim THOMAS & UBER INDONESIA di babak perempat final kemarin. Jepang sukses membuat Tim Thomas maupun Uber kita tertatih. karena ini pula, tercipta lah sejarah baru yakni kita gagal menembus partai semifinal setelah 50 tahun kita selalu menjadi langganan di partai tersebut. sungguh prestasi yang sarat akan frustasi.

Bicara soal Thomas, sebenarnya kita masih punya peluang menjajal semifinal andaikata di partai kelima nanti kita mampu mengungguli Jepang karena pada saat itu skor INA-JEPANG sama kuat yakni 2-2.
entah karena apa dan mengapa ketika partai kelima hendak dimulai, tubuhku gemetar hebat. maybe, pemain Jepang yang lebih ganteng dari atlit kita tercinta Hayom Rumbaka. tapi sungguh itu tak penting, aku tak lagi silau dengan kegantengan manusia jepang.
Aku tau disini mental lah yang paling berperan. sangat terlihat mimik muka Hayom pada saat itu sangat tegang sangat berbeda dengan Takamu Ueda yang lebih tenang dan percaya diri. Memang tak dipungkiri pemain Jepang neniliki Fighting Spirit yang hebat, ini yang seharusnya ditiru oleh atlit kita.

Rabu, 02 Mei 2012

TIMNAS INDONESIA, Pahlawan Persatuan


Garuda didadaku
Garuda kebanggaanku
Ku yakin hari ini pasti menang ...

Pasti kalian tidak asingdengan lagu tersebut kan... yup, lagu Garuda di dadaku milik band Netral ini memang familier banget ya dan bisa dibilang sebagai Mars Timnas Indonesia. betapa tidak, dimanapun Timnas berlaga disitu pula lagu ini bergema menyesaki seantero jagad stadion. dalam hal ini tentu Olahraga yang dimaksud pasti Sepak Bola.

Hal semacam ini akan bertambah keramat manakala sang sebelas patriot unjuk taring di Gelora Bung Karno, disaksikan jutaan pasang mata dari seluruh pelosok nusantara berbaur dalam berbagai suku, etnis, agama, ras yang benar-benar bertumpah ruah dalam hening Indonesia Raya. kapan lagi coba kita dapat berdampingan damai tanpa perpecahan seperti saat ini...


Sorak sorai penonton benar-benar menyentuh kalbu. kompak, serempak dan terlihat indah. betapa cantiknyabila negri kita ini dapat terus seperti ini, berbaur dalam perbedaan dan menyatu menyongsong tujuan bersama yang terbalut semangat. seluruh stadion merah, tapi ini bukan darah yang tertumpah akibat perebutan tahta melainkan inilah darah Pancasila yang terkesan Sangar dan Garang tapi tetap Sopan. Tak ada bendera klub disini, atribut klub atau apapun yang perbedaan golongan yang ada disini adalah KITA, INDONESIA.MERAH PUTIH dan GARUDA. memang itulah kepribadian kita.

Saat yang paling indah di ranah kita tercinta ini adalah saat Timnas kita berlaga. Tak sekedar menang atau kalah yang kita nantikan atau hanya menyaksikan sang bintang lapangan mencetak hattrick. Sungguh lebin dari itu kawan yang kita tunggu disini bukanlah tropi tetapi rangkul saudara tanpa memandang pangkat. yang kami nanti tak hanya kalungan medali melainkan genggam tangan yang menyatukan urat nadi perbedaan kita.

semoga dengan ini kita dapat berkaca bahwa perbedaan itu indah dan tak perlu menjadikannya sebagai sumber perpecahan justru menjadikan ini sebagai penyatu dan alat pencitpa perdamaian di muka bumi ini.

Inilah Jepret Pahlawan Kita :