Kamis, 23 Juli 2015

SUCI 5 sunnah malam jumat

#REVIEWSUCI5

Selamat malam balai kartini banyak dibelai tapi kau tak pernah mengerti hati ini, ooohh ooohhh~~

Kalian pernah denger sapaan kayak gitu? Kalau pernah, Masa kini anda kekinian. Kalau belum pernah, coba deh buka link ini : https://youtu.be/oaHjONK9RM0

Link itu sebagai perkenalan aja nih bagi kalian-kalian yang belum tahu. Lucu kan? ketagihan pasti? biar tambah kepo, baca ini nih. Ini adalah ..... #reviewsuci5 . selamat menikmati J

Stand Up Comedy Indonesia adalah salah satu acara paling ngehits di kompas tv. Paling kece kalo kata anak muda jaman sekarang. Paling ahay kalau kata Dicky. Paling kompor gas kata om Indro. Paling sunnah di malam jumat. Paling bisa bikin ketawa guling-guling 3 hari 3 malam. Pokoknya.... ya gitu. Sekarang Stand Up Comedy Indonesia atau yang akrab disapa SUCI ini telah menyelesaikan season kelimanya lho. Keren kan coi? Sudah 5 tahun bro, kalau presiden mah dah lengser itu. SUCI? Anti lengser! Go go SUCI go.

STAND UP COMEDY INDONESIA
LETS MAKE LAUGH!

Itulah jargon yang setiap malam jumat selalu bikin baper. Yang setelah tanggal 9 Juli kemarin selalu terngiang di telinga karena gak tahu kapan jargon tersebut kembali diucapkan. Ah, jadi rindu suci 5. rindu host, juri, dan pasti semua komikanya. Panji Pragiwaksono dan David Nurbianto(juara SUCI 4) adalah 2 sejoli yang didapuk sebagai host di acara yang menjadikan balai kartini sebagai tempat keramatnya ini. Tak hanya mereka, babe cabita, hifdzi khoir pun juga pernah merasakan jadi host di panggung suci 5 ini. siapapun host nya? gak peduli, yang penting AHAY!

sedangkan untuk juri, formasinya masih sama seperti SUCI sebelumnya yaitu terdiri dari Raditya Dika, om Indro dan Feni Rose. Oke, biar keliatan akrab, Raditya Dika dipanggilnya kaka Radit aja kalik ya. Biar kek rahmet, biar nampak mudaan juga hehe. Om Indro dan Feni Rose tetep aja, dah kompor gas kok mereka.


SUCI 5 memang telah menemukan juaranya, tapi perjalanan SUCI 5 tak instan hanya dengan 1 atau 2 minggu saja. Butuh waktu berbulan-bulan untuk bisa menyaring peserta audisi yang banyaknya macam tes masuk PTN. Pokonya banyak bet lah kalau kata anak jaman sekarang. Terbukti kan gimana eksisnya SUCI? Yaiyalah, programnya kompas tv gitu loh, inspirasi Indonesia hehe.

Audisi SUCI 5 ini diadain di 7 kota dengan rincian sebagai berikut :

1.       Pontianak, Kalimantan Barat (13 November 2014) di UNTAN(Universitas Tanjungpura)
2.       Makassar, Sulawesi Selatan (16 November 2014) di UNM (Universitas Negeri Makassar)
3.       Pekanbaru, Riau (22 November 2014) di Universitas Riau
4.       Surabaya, Jawa Timur (26 November 2014) di Gedung Kesenian Cak Durasim
5.       Yogyakarta (29 November 2014) di Taman Budaya Yogyakarta
6.       Bandung (13 Desember 2014) di Padepokan Seni Mayang Sunda
7.       Jakarta (21 Desember 2014) di Bentara Budaya Jakarta

Duh, gokil! Kompas gokil beett. Liat aja, itu audisi mulainya 13 November 2014, sekarang? Udah Juli 2015. Udah 9 bulan coiii!!!! Kalau hamil, udah brojol nih pasti. Dan sekarang kita ditantang buat ngreview SUCI 5 dari mulai audisi sampai grand final tanggal 9 kemarin? Hmmh*muka sinis* Tapi saya sukaaaaaa~~ *ala neng Dicky*.

Para peserta audisi datang dari seluruh penjuru negeri, tak hanya dari 7 kota yang disebutkan diatas. Kota-kota disekitar atau bahkan yang jauh sekalipun turut memeriahkan. Wow amajinggg ini mah*_*
Yang ikut audisi pun dari latar belakang yang macam-macam. Kelucuannya pun juga beda-beda. 

Waktu itu pas gue nonton(di tipi), sumpah beneran kayak orang gila. Kadang ngakak, kadang Cuma bengong, kadang garuk-garuk kepala, kadang terharu, kadang malah ngetawain kaka Radit sama om Indro nya, kadang marah-marah sendiri, ah pokoknya gokil banget kalo inget...

Perjuangan terus berlanjut. Dari banyaknya peserta audisi yang mungkin kalkulator aja udah overload buat ngitunginnya. Terus disaring menjadi lebih sedikit. Disaring lagi, disaring lagi dan akhirnyaa.... tralaaa!!!! Kru kompas akhirnya menelepon 24 komika yang dinyatakan lolos. 24 komika terbaik dari yang terbaik dari yang ikut audisi. Pokoknya mereka T.O.P bet lah.

24 komika terpilih tersebut nantinya akan melalui 1 babak yang dinamakan pre show. Dan sudah pasti, disana mereka akan disaring lagi. Duh, semangat ya qaqa qaaa.

Oh ya, sebelum ke pembahasan lebih lanjut. Mau ngingetin aja nih ke kalian. Di SUCI 5 ini banyak yang baru lho guys. Gambaran sedikit aja nih, entar di show show tertentu bakal ada sketsa, improv comedy dan masih banyak lagi. Oh ya, SUCI 5 ini panggungnya paling baguss hehe. Banyak bintang tamunya juga lho. Siapa sajakah mereka?
...

Happy reading!


Preshow 1 dan 2
Setelah melalui proses audisi yang telah diadakan berminggu-minggu. Akhirnya terpilihlah 24 komika untuk tampil di babak preshow. Mereka dibagi kedalam 2 kelompok: kelompok om Indra dan kaka Radit. Dan yang menjadi juri di babak preshow kali ini adalah om Indra dan kaka Radit sendiri. Mau tahu 24 komika itu siapa aja? Check it out!




Gimana? Ada yang berpeluang dijadiin pacar? Wkwk.
Melalui proses yang alot, akhirnya pakde Indra dan Raditya dika memilih....

Firman, rizal, yudha, paw, icky, aryo, ghani, lukman, saleh, wahyu

Untuk pulang!!! Dengan kata lain mereka close mic. 10 komika telah close mic. Duh sedihnya~~

Lalu yang lolos ke show 1 siapa dong?
Penasaran?

Nih ya sebagian : Pokoknya ada anak STM, ada orang yang asalnya dari NTB(Nusa Tenggara Bima), ada orang yang waktu sd suka beli keong dan keongnya terbang(?), ada yang ngaku-ngaku jadi teroris, ada yang dikasih emaknya materi soda susu, ada yang punya kesalahan pada lehernya, ada anak motor yang cakep abis, ada yang kumisnya aneh, ada seorang bapak yang kerjanya cleaning service tapi semangatnya keren(y), ada komika penyandang dissabilitas yang hebat banget, standing applause lah buat mereka semua.

Siapa lagi hayo?

Nah kan gak bisa nebak *gaya ala Indra*


Show 1
SUCI 5 memasuki tahap baru guys. Setelah terombang-ambing di babak audisi, preshow dan semacamnya. Kini SUCI 5 telah masuk ke dunia baru. Dunia nyata. Dunia yang sesungguhnya. Show ini adalah pertarungan para komika yang sebenarnya. Di panggung megah balai kartini yang ditonton jutaan mata dari seluruh penjuru negeri. Apa yang diperbuat kini menyangkut gengsi. Menjadi juara adalah impian yang tak adapat dipungkiri. Oohhh~~ oohhh.
Kenapa jadi kayak Wira gini ya? Eh.

Oh my god, ada kejutan di show 1. Ada 2 komika dari Liga Komunitas Stand Up yang dapat wild card untuk gabung bersama 14 komika SUCI 5 yang lain. Mereka itu tak lain adalah Dicky dan Ridho. Dicky dari Komunitas Stand Up Indo Jakbar sedangkan Ridho dari Komunitas Stand Up Indo Medan. Tentang kemampuan mereka berstand up, udah gak perlu ditanya lagi. Sudah pasti mereka OK bett. Keren lah pokoknya. Emeshhh adeee^^

Oh, ya ini nih ada foto mereka waktu di LKS :




 So, total ada 16 komika bro yang tampil di show perdana SUCI 5 ini. show perdana ini menyisakan kesedihan yang perdana pula. Ada 1 komika yang terpaksa harus puas hanya di show yang pertama. Siapakah dia?




Baim cilik. Eh bukan, ini baim beneran. Baim SUCI 5. Emang sekilas mirim sihh. Kaka baim jangan lupa mamam yaaa. Jangan syuting tyuuss uu-,-


Show 2
Memasuki show kedua. aku punya kabar gembira looh
Apa?
Aku nonton ini di.....
Balai kartini ya?
Bukan! Tapi dirumah L
*ambil gir motor* (ini rahmet!!!!)

Eh tapi serius. Show 2 ini seru banget. Yang paling aku inget itu vt vt dari para komika. Gokil gokil tjooiii!! Tema show 2 kali ini dangdut, oh pantesss wkwk

Rahmet menyanyikan lagu aku bukan pengemis cinta~~~ behhh penghayatannya bikin gaququu, dandanannya apalagi. Tonton di youtube gih. Recommended banget!

Beda lagi dengan Dicky, ia sarat akan kejutan. lagu milik Meggy Z yang menjadi latar vt nya  tersebut berhasil menipu para penonton. Kenapa? Karena lirik lagu tersebut mengisyaratkan bahwa Dicky cemburu karena pacarnya jalan sama cowok lain. tapi diakhir vt, Dicky malah gandengan sama si cowok, ceweknya ditinggal. Eneng mah gitu orangnya.

Vt yang tak kalah menggelitik adalah Rigen. Gak ada yang salah sama lagu dan penampilannya. Cuma.... tukang kopinya itu lho yang bikin gak bisa santai. Kalian yang udah pernah nonton, pasti gak bakal lupa. Aku aja masih kebayang-bayang hehe.

Selain vt, di show 2 kali ini ada sketsa yang bikin mulut kram buat ketawa. Sederhana sebenernya, tapi emang dasar mereka lucu-lucu kalik ya, jadinya ya.... gini.

Yang paling kuingat adalah lagu marketing yang dinyanyiin Orkes Melayu Ongan Orang atau biasa disingkat O.m ongan Orang. Gimanakah gerangan?
Sungguh mati aku jadi pemasaran, sungguh mati pun akan ku perjuangkan~~~
PENASARAN WOI! Biarin namanya juga marketing-___-
Dan yang harus close mic adalah....



Bye ubay! Semoga mario teguh suatu saat nanti bisa beneran nolong orang yang kecelakaan. Sesuai bit mu kala itu~~ uu jadi sedih


Show 3
Selamat malam balai nya kartini!!!

Kalau kalian nonton show 3 kala itu pasti tahu siapa yang salamnya kayak gitu. Yap, bener banget, David Nurbianto! Eh bukan lah, dia mah juara SUCI 4, host nya kalik brooo wkwk.

Itu adalah salam dari satu-satunya makhluk tercantik di SUCI 5. Siapakah dia? Ahay! Bener banget Dicky. kalau inget Dicky mah  pasti hawanya pengen nanya, “hei ganteng gak lewat cawang?”

Oh ya, btw kalian penasaran gak aku nonton show 3 ini dimana? Dimana? Lebih keras dora! Disitu! Disitu! Apa kau melihat swiper? BODO AMAT! Gue balsemin awet lu!

Ada tamu spesial lho waktu itu. siapakah dia? Komedian legendaris. Ganteng, muda, tapi sayang itu terjadi beberapa puluh tahun yang lalu. Yhaaa bener banget, tamunya itu adalah.... Bolot! Apa? gak dengerr? *siram air panas*

Yey haji bolot yang menemani kita malam itu. lebih spesialnya lagi, dia juga jadi juri juga lho. gak kebayang kan gimana serunyaaa?? :D

Tema show 3 kali ini adalah idola. Semua komika telah memamerkan idola masing-masing. Ada yang suka artis action, bintang lapangan hijau, pokoknya macem-macem. Tapi kebanyakan pada ngaco sih wkwk.

Dan, malam ini ucapkan selamat tinggal pada....


RIDHOO!!! Sukses ya bang brado! LKS, SUCI 5 menjadi saksi ketangguhanmu. Terus berkarya!


Show 4
Tema show ke 4 kali ini ....

Siap siap! Pastikan telinga anda dalam kondisi yang prima. Jangan salahkan kami jika gendang telinga anda pecah. Jadi, tema show 4 kali ini adalah....

MITOS!

Ada yang jantungan disini? Ada yang gendang telinganya bocor? Nggak? Nggak ada kan? alhamdulillah.

Semua finalis menampilkan performa terbaiknya. Tapi apa mau dikata, ini kompetisi gaess. Harus ada yang kalah dan menang. Harus ada yang close mic, harus ada close the door(eh!). Ya walaupun sebenernya sedih juga sih. Tapi ya.... apadaya, kita hanyalah aku dan dia yang saling mencinta tapi tak mungkin bersama. Ooohhh~  ooohhh~

Allahu akbar!

Yang harus close mic kali ini adalah...

Allahu akbar!

Selamat tinggal mafia hongkong yang kini berkamuflase menjadi gurunya kungfu panda. Kumismu unyu seperti bulubuluuu~(apaan sih!) wkwkk


Selamat malam saya seKalisinfo! Engkau bagaikan mitos bagi kami bang~~


Show 5
Show ke lima kali ini aku menontonnya di....

Stop!

Eh biar jelas nih, gue jelasin, GUE NONTON INI DI RUMAH. Tepatnya di kamar, pada hari kamis jam 22.00-24.00 WIB. Puas lo! Maju sini kalo berani! Guaaaa gak takuuttt!!!

Peserta yang tersisa di show 5 ini ada Dicky, Indra, Rahmet, Afif, Tomy, Wira, Rigen, Anjas, Rahman, Heri, Dani dan Barry. Huuhh haaahh sampe ngos-ngosan gue. Hmm siapa nih yang jadi favorit kalian? Pasti ada kan? kalau aku sih sudah pasti... ada 12. YA SAMA AJA SEMUANYA!!!!

Btw, di malam itu Anjas yang terpaksa meninggalkan panggung SUCI 5. Sedih banget ih. Yang gak bakal gue lupain dari anjas itu saat dia meng-impersonate pak habibie, bikin gak ququuu. Oh ya, salam buat daeng baso ya kaka anjas. Ewako!



Show 6
Show 6. Otomatis masih 11 tersisa. Siapa sajakah mereka? Baca show 5! Masih nanya juga? gue jitak b*go seminggu lo! (Afif version)

Jujur aku geli sama omongan-omongan khas para komika di SUCI 5. Gokil gokil aduhai~ kalian nyadar gak sih dari tadi gue nyelipin kata-kata dari mereka? Kalau sadar, kalian aman. Kalau lupa, mohon maaf kalian harus pulang malam ini. itu narasi pas close mic kalikkk wkwk

Di show kali ini para komika harus menggunakan teknik call back. Apakah itu? menurut informasi yang saya dapatkan dari kakek google, teknik call back dalam stand up comedy berarti teknik yang menggunakan punch line dari set up yang sudah disampaikan dulu. Lebih jelasnya, coba tanya kaka Radit. kalo masalah beginian mah dia masternya.

“hei ganteng gak lewat cawang!” ini punch line favorit eneng :’) (LAH APA HUBUNGANNYA SAMA CALL BACK???) kalo punch line ini disebut di awal sama di akhir namanya call back kan?! (IYASIH *mencoba memahami*)

Syarat inilah yang nampaknya terlewatkan oleh Rahman. Ia terpaksa harus angkat kaki dari panggung megah balai kartini ini. bukan, bukan karena ia tak lucu, tapi karena syarat ini tak terpakai dalam materi stand up nya malam itu. sayang banget kan ya:’)


Kalo ditanya pusing? Ya pusiinggg. Ayah, baik baik sama atasan ya :’)


Show 7
IT’S TIME TO ROASTING!!!!
Uyeeeee lalala~~

Btw, apa itu roasting? Roasting adalah .... tik tok tik tok. Gak faham sih pengertian sebenernya apa. yang jelas, di show 7 ini para komika akan saling mengejek. Jadi mereka akan dipasangkan per 2 orang. Dimana masing-masing dari mereka akan mengejek, membuat panas pasangannya. Ya... namanya juga roasting. Pembakaran atuh.

Tersisa 10 peserta! Excellent! Pas, ada 5 pembakaran*_* dan ini dia pasangan-pasangannya :
Wira VS Rahmet
Heri VS Dicky
Dani VS Rigen
Tomy VS Afif
Barry VS Indra

Wuihh wuihh keren abiezzz. Pas mantapp. Kalo begini mah, petjah dah petjah!

Jujur saja roasting ini lebih ke membuka para aib komika oleh komika lain. Kenapa begitu? Ya, karna dari itu aku jadi tahu kalo Dicky dulunya anak band. Gaknyangkasumpahinibeneranshockgue! Dicky kalo mau tidur suka rempong, mandi dulu lah, pake parfum apalah segala macem. Pokoknya lengkap dahh. Semua info ini terbongkar berkat Heri! Manusia tanpa leher. Terimakacii Horehoh, eh herihore! Kalo horehoh mah diputar dijilat dicelupin. Saya Dicky selamat malam~~

Pertunjukkan gak kalah keren diperagakkan Rigen dan Rahmet. Mereka meng-impersonate lawan-lawan kalian. Si Rigen jadi Dani. Si Rahmet jadi Wira. Pasti kalian udah menerka-nerka ya kaaannn huehehe. Pokoknya petjah dua-duanyaaa. Si Rigen kayak gimana gitu meranin Dani nya, nah si Rahmet over banget niruin Wira nya sampe pake kumis ala Wira segala lagi. kompor gas anget atuuu.
Pasangan yang lain juga keren-keren. Si Afif niruin gaya gaya aneh Tomy babap yang emang beneran aneh. Dari mulai ketawanya hingga tingkahnya yang suka berputar-putar. Si Indra dan Barry juga tak kalah panas. Mereka saling melempar ejekan yang sengit.

Dibalik roasting, sesungguhnya ada hati yang sungguhan terbakar. Siapakah dia? Apakah finalis berkumis nyentrik asal purwokerto yang kalau ngomong ala ala puisi bermajas? Apakah dia yang hatinya kalut kala Rahmet membakar dirinya hidup-hidup?(diroasting maksudnya, jangan sepaneng ah) dia adalah....

Ooohhh~~ ooohhh~~

Ada kalik komika yang namanya oooh? (?)

Bukan, maksudku Wira. Iya, Wira. Sedih banget keles. Bener-bener diluar ekspektasi. Wira ini notabene salah satu komika yang sejak awal kemunculannya langsung bisa menyita perhatian. Karena apa? ya, karena puisi-puisi dan tampilannya yang serba unik ini. ah sudahlah, harusnya kamu bisa nerima aku apa adanya mas-,,- (dikutip dari dialog pribadi Wira dan kaka Radit wkwk)



Aku tau mas, yang kamu lakuin waktu di kereta pas mau pulang ke purwokerto. Muter lagu fix you kan? btw, tahu artinya gak? Wkwkwk, i will try to fix youu~


SHOW 8
Wow, sudah 9 besarr. Gak nyangka ya, kayaknya baru minggu kemarin audisi ee dah mau abis aja komika nya. duh gak kerasaaaa, betah berarti, lucu pasti, gak mau pulang, maunya digoyang(eeee salah fokus!)

Tema show 8 kali ini masih berhubungan dengan pembakaran. Dengan kata lain Roasting. Duh, lagi-lagi ada hati yang dikorbankan nih. tapi objek yang di roasting kali ini berbeda dengan roasting sebelumnya. Di show 7, para komika meroasting komika yang lain. Lalu siapakah yang akan diroasting di show kali ini? EngIngEng!!! Yapp, Juri. Yes, all of them have to roast their judges. Bagi juri, mungkin ini suatu hal yang menakutkan, mungkin juga sebuah karma. Tapi bagi komika, kesempatan men! Kapan lagi bisa ngata-ngatain juri? Ya kan cooi! Tapi ngejeknya tetep sopan kok, gak bakal ada yang kebablasan. Happy roasting!

Pembagian pun dimulai. Jumlah komika ada 9. Jumlah juri 3. Brarti secara matematis gini, 9/3=3 (bener!) 9*3=27(bener sih, tapi gak guna!) . oke berarti yang kita pakai rumus pertama. So, jadi,maka, kesimpulannya 1 juri bakal diroasting sama 3 komika. Nah lo! Pusing deh pusing tuh juri.
Beginilah penataannya :
Kaka Radit à Afif, Dicky, Rahmet
Feni Rose à Dani, Rigen, Barry
Om Indra à Indra, Tomy, Heri
Wow excellent!

Kalau ngomongin menggelitik sih, hampir seluruhnya. Jago jago banget mereka. Terutama Dani. Ya, hari itu Dani membuka mata kita tentang “niat terselebungnya” dibalik muka polosnya saat menonton video senam Feni Rose. Yaa, you know what i mean lah..... Tik tok tik tok.

Lagi-lagi aib juri terbongkar lagi. Kali ini datang dari kubu kaka Radit. Dan pembuka aib itu adalah.... Dicky. ah, lagi-lagi eneng! Ia menjelaskan perubahan kaka Radit dari tahun ke tahun. Ini nih ada fotonya :

fotonya mana? gaada! orang belum gue enterr hehe

“2013 itu waktu namanya Raditya Angkasa Putra, 2014 saat namanya Raditya dika, 2015 Raditya ningsih”. Seketika tawa penonton petjah! Kebayang kan gimana gaya eneng pas ngomong itu.

Lanjut ke Rahmet, jujur dia gokil banget. Anak STM terjenius yang pernah gue temui. Yakali dia sampe bawa-bawa meteran keatas panggung. Hanya buat ngukur tinggi badannya kaka Radit. Ini ide dari mana coba. Heran deh ah. Met, kompor gasss!!!

Indra meroasting om Indra pake perasaan. Sungguh! Emosinya meluap-luap. Ia menumpahkan segala uneg-unegnya. Dari mulai ia dikatain gila, sampe rekor om Indra yang gak pernah ketawa saat ia stand up. Ia membalasnya malam itu. dan karena emosi yang berapi-api akhirnya terbakarlah balai kartini, eh bukan, gak mungkin lah. Santai gaes, balai kartini tetep aman kok:v

Lagi-lagi harus ada hati yang terbakar. Tomy babap yang nampaknya tak kuat menahan panasnya arus roasting. Alhasil, ia yang harus pulang malam itu.


Bye, Tomy. Jangan lelah jadi bintang iklan ya. Jangan lelah walaupun Cuma jadi stroberi. Jangan lelah buat casting, barangkali ntar jadi rempah rempah. Lumayan kan? *goyang ala babap*


Show 9
Wuihh ada yang spesial nih di show 9....

Apaan tuh!

Jadi, di show 9 ini para komika akan tampil sebanyak 2 putaran. Namun, bukan 2 putaran biasa. Bahwasanya, di putaran pertama mereka bukan berstand up, melainkan berkelompok memainkan improve comedy. Apa itu improv comedy? Hmm, menurut slentingan kabar yang beredar di masyarakat, improve comedy adalah sketsa komedi yang dilakukan secara spontan. Kebayang kan gimana serunyaaaa...

Dan lebih spesialnya lagi, para komika akan didampingi oleh 2 guest star yang sudah tak diragukan lagi eksisnya di layarkaca. Siapakah dia?

Teteretetttt!!!! Yihaaaa Asri Welas dan Sogi ^^

Pecah dah pecahh balai kartini malam itu~~,~~

Pada putaran 1 atau improve comedy, komika yang berjumlah 8 dibagi dalam 2 kelompok dan masing-masing kelompok mendapat tema yang berbeda. Kelompok 1 : Dicky, Rahmet, Afif dan Dani dengan tema improv private party. Sedangkan kelompok 2 yang anggotanya terdiri dari Indra, Rigen, Barry dan Heri mendapatkan tema batu akik untuk improve comedy mereka. Penasaran?

Let’s check!

Gokil kan tjooiiii!!!! Ada adegan Dani nyium Dicky lah. Indra salto lah. Pokoknya percaya banget deh itu spontan. Spontan aja lucu, gimana engggaaaa!!! Sueekk ini mah^^

“Disana ada yang jual akik tapi gaada batu akiknya. Disitu ada batu akiknya tapi gaada yang jual. Disini gaada batu akik, gaada yang jual, tapi ada yang mau beli. Aneh”

Coba tebak yang ngomong itu siaapaa? ck,ck,ck

Putaran 1 selesai. Antara kelompok 1 dan 2 harus ada yang dinyatakan kalah. Dan kelompok yang kalah harus menanggung hukuman. Hukumannya yaitu dalam materi stand up nya di putaran kedua harus menyelipkan teknik impersonate. Apa itu? tanyakan ke kaka Radit. Dan, kelompok yang kalah adalah.....

KELOMPOK 1!Huaaaaaaaaaaaa:””””””

Dicky, Afif, rahmet, Dani sini peluk duluuuu{}{}{}{}

Kekalahan kelompok 1 berimbas pada penampilan anggotanya. Terutama bagi Dicky. tampil sebagai opener di putaran 2 membuatnya agak “nanggung”. Kaka Radit pun meragukan apakah Dicky benar-benar telah menyelipkan teknik impersonate dalam materinya apa belum. Huh, disitu saya merasa sedih.

Dan, benar saja. Dicky tak seberuntung teman-temannya yang lain. Tema “buruh” tak mampu mempertahankannya lebih lama di panggung SUCI 5. Terpaksa, ia harus pulang. Meninggalkan semua kenangan, nyanyian dan yang pasti goyangan. Balai kartini menangis sejadi-jadinya. Seluruh air mata komika tumpah. Yang menonton dirumah pun turut gamang. TV TV dipecah. Dan seluruhnya berlarian keluar rumah tanda turut berduka. Eneng, jangan tinggalkan kitaaaa L

Hasil gambar untuk 16 finalis suci 5

Secara pribadi, jujur gue galau. Gue sempet nangis malam itu. Dicky adalah komika yang paling gue dukung untuk menjadi juara SUCI 5. Bagiku, show 9 saja tidak cukup bagi komika sekelas Dicky. tapi ya sudahlah, eneng, bunda, baik baik di rumah yaaa. Love you^^
Salam ahay!!!


Show 10
Show sudah kesepuluh. Komika tinggal 7. Balai kartini pun kini meradang sepi dan dihati memuncak rindu. Ooohhh ohhhh~~~

Sepi? No way?!

Balai kartini rame paraaaahhhhh. Selain para penonton yang emang setiap minggunya rame. Komika yang datang dan tampil pun tak hanya 7. Diluar ekspektasi yatooo?

Kenapa ga hanya tujuh? Ya, karena aku cinta kamuuu. Eh bukan bukan, tapi mbaknya yang dibelakang(plakk!). pasti kalian udah menerka-nerka. Malam apakah ituuu? Yaa, malam jumat lah! Mau pura-pura amnesia yaa, SUCI 5 tayang di TVnya hari apaa-__-

Yesss, malam itu adalah malam call back. Call = memanggil ; back = kembali , callback : memanggil kembali. Ingat! Call back ini sama teknik call back beda yaa.

Siapa yang memanggil? Kru kompas lah. Siapakah yang kembali? 3 komika yang udah close mic : Rahman, Kalis, Wira. Ah sudahlah gak usah berlama-lama. Jadi gini, malam itu selain ada 7 komika bertahan yang tampil, ada pula 3 komika yang udah close mic tapi dipanggil lagi. 3 komika yang dipanggil malam itu adalah 3 komika dengan hasil vote tertinggi yang diadain kru kompas di media sosial. Nah, 1 diantara mereka bakal kembali lagi nih ke balai kartini minggu depan aliasnya gabung sama 7 komika yang bertahan. Istilah kerennya dapet wild card lah. Waaaa bakal seru nih. kira-kira siapa yaaaa?

Satu kenyataan yg harus gue terima malam itu : Dicky ga di call back. Yaudah gapapa, mungkin vote nya kurang *barunyadarkaloguesendiriajakagakngevote*, eh.

Siapapun yang di call back. Gue mah gak ada masalah. Yang jelas malam itu, gue bener-bener terhiburrr. Semuanya kompor gasss! Baik komika 7 besar, maupun komika call back seluruhnya petjaahhh!!! Gue dan kaka Radit mengakuinya :v

Tema yang diusung di show 10 alias show call back ini adalah persahabatan + niruin gaya komika yang di call back, dengan kata lain impersonate lah(ini jawaban dari pembahasan show 9 tadi wkwk). Tema ini khusus buat yang 7 besar. Buat 3 komika call back temanya gak jauh-jauh dari call back. Intinya malam itu serba call back lah.

Sahabat? apakah itu? *nunjuk penonton*

Wait,wait,wait, buang semua tisu yang ada disekitar kalian. Percuma! Gak guna! Malam ini gak ada air mata gaes, santai ajaa. Kenapa? Ya karna gak ada yang close mic. Seneng banget yatoo?
Terus yang di call back tiga tiganya? Kalau itu sih pengennya hiks hiks. Tapi gak mungkin, karena ada hati teriris dibalik orang humoris(halah!)

Dan, ucapkan selamat datang pada....
*balai kartini hening*

Allahu akbar!!

Seketika pendukung Kalis yang biasanya enggan menampakkan diri mulai bermunculan. Mereka tak peduli dibilang ria. Saking senangnya.

ihirrrr selamat datang qaqa qalis qeras(?) :””


Buat mas Wira sama ayah rahman tetep semangat yaa!!


Show 11
Busett, kok banyak tentara gitu ya di balai kartini. ada kerusuhan? Apa basis rahmet berulah lagi? Holigannya Afif? Apa ada teroris? Teroris mah emang ada, kan kemarin barusan di call back(baca: Kalis) tok, tik, tok tik.

Balai kartini aman kok gaes. Banyak tentara nya ya karena tema show 11 ini tu militer. Bahasa tanah abangnya : military challenge. Ada yang spesial di show 11 ini. para komika tampil sebanyak 2 putaran. Tapi ada yang beda dengan show kali ini . bedanya yaitu putaran pertama para komika tidak tampil di balaikartini melainkan di markas TNI yang tentu saja ditonton puluhan TNI. Ngeri banget kan ya? Udah ngelawak di markas TNI, ditonton puluhan TNI, ga lucu bisa-bisa suruh push up 100x, kan bisa-bisa rahmet langsing, Indra tinggal tulang belulang, Kalis tinggal jenggotnya doang wkwk

Cobaan tak cukup sampai disitu. Para komika juga merasakan kerasnya dunia militer ini yang kita bisa lihat dari vt vt mereka. Ada yang suruh melata yang diatasnya ada kawat-kawat tajam lah,disuruh lari, disuruh makan-makanan bergizi, eh. Ya pokoknya gitu lah. dan asiknya di vt mereka itu mereka pada pakai pakaian TNI. Ahay banget kan yaaa. Jadi tambah cintaaaa~~

Setelah tampil, para bapak bapak TNI mempunyai kesempatan buat milih salah satu diantara mereka yang dianggap paling lucu untuk menjadi komika terfavorit. Dan, Indonesia memilih ....

RAHMET!!! *lagu we are the champion diputer* cepet nyusul mereka ya met, jadi TNI J

Setelah putaran 1 usai, kini saatnya beranjak ke balai kartini. bahasa kasarnya putaran 2 akan segera dimulai. Dan di putaran kedua ini, gue gak akan pernah lupa sama materi Rigen saat itu. sumpah, Keren banget! Pecah gokil kompor gas!!!

Bagi kalian yang nonton, pasti sebagian besar dari kalian beranggapan sama kek gue. Sebenernya sih sederhana, Cuma ngomongin marketingnya penyanyi tulus yang bagus. Bikin penasaran katanya. Mau penasaran juga? coba deh cek lagu tulus yang judulnya gajah. Penasaran ga?

Tapi sumpah lucu banget, agak bingung sih kalo mentransformasikannya kedalam tulisan. Yaaa pokoknya gokil deh. Sampe bingung mau ngomong apa—“

“setidaknya punya tjjjhhh pluuhhh twwwnn......” tuh kan bingung nulisnya L

Rahmet juga gokil sih di show ini ini. yang paling aku seneng itu waktu dia diremehin sama pedagang pas mau beli petasan. Kurang lebih gini nih percakapannya :
Rahmet : “bu, petasan ini berapa?”(nunjuk yg paling gede)
Pedagang : “yang itu MAHALL!!!” (pake muka ngeselin)
Rahmet : LHA TERUS KENAPA?! GUE TANYA HARGANYA!!!! BUKAN MAHAL ENGGAKNYA!!! (mukanya tambah ngeselin)

Hebat! Mungkin yang dikata Rahmet ini ada benarnya. Seringkali kita meng underestimated orang lain. Padahal kan? yagitu. Intinya keren banget Rahmet malem ituu. Satu lagi, basis Rahmet rame malem itu. pacarnya dateng juga. asek asek~~

Oh ya hampir lupa. Selain 8 komika yang tampil, ada juga 3 dari TNI yang berstand up loh. Keren banget kan yaaaa..

Ah seru banget kan malem itu? sebenernya sih gak rela ada yang close mic. Tapi ya mau gimana lagi, ini kompetisi broo. Dan akhirnya, yang harus pulang malam itu adalah....


Horehoh/herihore atau siapalah, yang jelas manusia tak berleher di SUCI 5 yang pulang malam itu. bang, salam buat istri sama anaknya yaaa. Kalau lagi kangen, jangan manggil neng Dicky lagi(eh!)


Show 12
Tegangan cinta tak dapat  dihindar lagi
Kala nanannanana ASTUTI !!!

(Nanannanaana = pengganti lirik yang gatau._.)

Lagu tersebut tiba-tiba berkumandang di balai kartini. Agung hercules dengan barbel kesayangannya berlaga memamerkan kebolehannya di bidang tarik suara diatas panggung SUCI 5. Gue shock, bibir gue pecah-pecah. Pertanda apa ini?!

Namun, kekhawatiran gue perlahan memudar saat Pandji dan David menerangkan bahwa kedatangan Agung Hercules di balai kartini adalah untuk dibakar para komika. Kembali lagi, dibakar disini bukanlah arti sesungguhnya melainkan istilah pengganti dari ‘roasting’. Yess, Agung Hercules merelakan diri untuk diroasting 7 komika yang tersisa. Selama 49 menit hatinya siap-siap dipanaskan oleh Afif, Barry, Indra, Rahmet, Rigen, Dani dan Kalis. Entah, hanya panas atau sungguhan terbakar hanya mas Agung yang merasakan.

Kalau boleh gue jujur, semua komika lucu. Semuanya kreatif ga ketulungan. Ada aja yang jadi bahan buat mengolok-olok mas Agung. Ga penting sebenernya, tapi okelah buat mengocok perut. Dan gemesnya lagi, ekspresinya mas Agung tu lho bikin geli. Nyengir, kadang kayak sewot gitu, kadang malah ikut ketawa. Duhh, ga mempan kayaknya deh membakar mas Agung. Dia terlalu kuat. Eh kalian pikir Agung Hercules itu kuat? Enggak! Ada yang lebih kuat...
 Siapa? Feni Rose! Karena dia mampu mengangkat hal-hal tabu menjadi patut dan layak diperbincangkan.

Ada yang ga ketawa pas Indra ngomong itu? kalau aku sih pasti ngakak.

Afif juga tak kalah bikin kram perut. Entah kenapa bawaannya pas Afif cerita kalo mas Agung ngontrak dideket rumahnya, punya tempat fitness yang murah meriah, sampe pas jalan ngelewatin lengkong sempit sampe dadanya sama dadanya mas agung nempel, itu sumpah gokil banget. “woi! setan lagi apa lu?!” *hening* “Be, ini Hercules tanah abang!” . udah pasti ngakak aku nihh wkwk

“Bracuuu bracuuu bracuu! comic 8 mah tanpa Agung Hercules juga udah lucu” anjirrr ngenaa!

Gue nyari di google Agung Hercules, eh gak ada yang muncul... orang belum gue enter!!! Untung aja barbel nya mas Agung belum melayang ndra. Bocor bocor dah tu palaa.

Oh iya, saking bergairahnya Rahmet dalam meroasting mas Agung, ia sampai mendapat julukan loh. Mas Agung bilang Rahmet itu ada sigkatannya: gaiRah Metal. Wkwkwk bener sih mass :V. Tapi Rahmet gak mau kalah dia juga ngatain Agung Hercules kayak Wiro sableng haha impass!
Kalian tahu gak, Agung Hercules itu ternyata Sarjana Pendidikan. *balai kartini tepuk tangan, bangga ceritanya* KENAPA LO TEPOKIN! MAU JADI APA DUNIA PENDIDIKAN KITA KALO GURUNYA KAYAK GITU!!! Ini juga ulah si Rahmet nih.

Ngakak belum abis, udah mau sedih aja nih. biasalah close mic. Dan, ucapkan selamat tinggal kepada...

ASTUTI!!!

Eh,eh bukan. Barry iya Barry. Duh bang, pulang naik motor ya? Bisa bawa pigura nya gak? di paketin aja gih hehe (close mic sempet juga ngelucu bang. Niatnya sedih malah ketawa kan wkwk)


Walaupun close mic, gantengmu gak akan close kok bang. Hihiw


Show 13
Tema Kesehatan dipakai dalam show 13 kali ini. para komika seketika menjelma menjadi penyuluh kesehatan. Tak hanya ber stand up, lagi-lagi mereka juga bermain sketsa. Yang pasti sketsanya tersebut juga tak jauh-jauh dari kesehatan.

Sketsa nya lucuu. Jadi gini, Dani jadi yang sakit, Afif abangnya, Indra jadi dokter, Rigen jadi penjual kursi roda(ini sumpah ga penting! Wkwk), Kalis, Rahmet jadi apa lupa. Pokoknya ketawa guling-guling lah kalo kalian nonton. Ga percaya? Gue apalagi haha.

“eh ada apa ini sepi sepi?” dokter macam apa yang ngomong rame aja berubah jadi sepi.
Belum lagi pas Rigen nawarin kursi roda. Gilaaaa! Mana ada kursi roda yang pake knalpot? Ini gue yang gila apa gimana sih sebenrnyaa. Pusing pala adeeek bang :’(

Dani malah blak-blakan ngaku nggodain mamanya Afif. Ape lu kate? Duh kasian banget sama mamanya Afif. Udah ditikung sama kaka Radit karna kaka Radit mau ngerebut papanya(di show sebelum”nya), dipanggil sayang sama Indra, suka miris dengernyaa. Mamanya Afif, sini peluk duluuu. Sekalian anaknya juga boleehh wkwk

Sudahlah tak usah berlama-lama. Langsung aja ke part paling menyedihkan di setiap show. Yaaaa benerr! Close mic. Ada show, ada close mic. Ketawa-tawa 2 jam, menyisakan 5 menit untuk tertunduk sebentar.



Seketika holigan tanah abangnya Afif tertunduk lesu. Mamanya ikut-ikut, aku juga, eh. Bye abang tanah abang kesayangan warga jakarta dan sekitarnya. Selamat tinggal palang pintu kesayangan. Love youuu :* belajar EYD lagi hayuukk bang :”


Show 14
Show 14, emmm apaya. Kudu cerita dari mana nih? dari mata turun ke hati? apa dari kemarin sampe 2 minggu kedepan?

Hmm, di show 14 ini jujur saja gue gak terlalu fokus sama penampilan para komika. Bukan, bukan karena mereka gak lucu. Tapi karena banyak yang lebih mengejutkan di show 14 ini. kenapakah? Yaaa, masing-masing komika didatangkan surprise mistery guest dari kompas.

Penasaran? Sini dikupas satu-satu.

Rahmet. Ketika mistery guestnya Rahmet datang ke atas panggung, seketika tawa penonton pecah. Pasalnya, yang datang ini bukanlah orang biasa. Orang sakti, artis, penyanyi mah kalah tenar sama beliau. Beliau memang baru sekali itu datang ke balai kartini. Untuk berdiri diatas panggungnya saja, mungkin beliau tak pernah bermimpi untuk itu. Namun, Rahmet secara tak langsung mengenalkan beliau ke seluruh pelosok negeri. Setiap minggu ia hampir selalu menyebut namanya. Melibatkannya dalam setiap materi yang ia pentaskan. Bersama Pape, Kolai, Cimeng dan Cibing tentu saja. kalian pasti sudah tak sabar nama ‘beliau’ misterius ini disebut. Yhaaa Tepat sekali!

Beliau adalah CONG LI! Ada yang belum kenal? Huh, mungkin kalian nonton SUCInya kurang malam :”) ayo kenalan. Bapak guru lho ini. Ngakak parah aku meettt, bisa-bisanya nama guru sendiri diubah jadi Cong Li. Apaan cong li? Bencong pinggir kali? Zzzzzz:o

Indra tak kalah mengejutkan. Ia kedatangan tamu yang tak pernah disangka-sangka. Bukan teman, bukan kerabat hanya saja mereka memiliki passion yang sama. Bedanya, yang satu beneran ngejar passionnya, yang satu cuma ngaku-ngaku aja. Satu-satunya tamu cantik malam itu : Jenifer Aiko. Pesulap jebolan ajang pencarian pesulap stasiun TV sebelah. Apakah Indra senang? Yaiyalah. Pake modus pegang-pegangan tangan lagi. Harus sedih apa seneng nih? uu

kita adalah sepasang blebblebbyuu” ini bitnya Indra yang bikin gue darah tinggi malam itu. beneran deh.

Rigen. Malam itu ia merasa ketidakadilan. Rahmet dipertemukan oleh gurunya, oke mungkin mereka jarang ketemu. Indra dipertemukan oleh Jenifer Aiko, tau sendiri lah Indra seneng banget sulap, PAS!  nah, kalian tau Rigen kedatangan siapa? bener banget! Tamunya dia itu temen kosnya. Dimana surprisenya!!! Ga seneng, malah marah marah tuh Rigen. Emang dasar Rigennya aja sih—“ peace:v
Dani kedatangan sohib karib yang paling setia padanya sepanjang masa. Udah tau lah dia siapa?~ jujur gue kagum banget sama sahabatnya Dani ini. ah, andai saja aku juga memiliki sahabat sesetia itu #kebablasanmalahjadinyacurhatinihikshiks

Jika Rigen merasa ketidakadilan malam itu, lalu nasib Kalis ini disebut apa? tertindas? Tersisih? Tak dianggap? Ter call back? Rigen harusnya masih bersyukur masih ada yang menemuinya malam itu. nah, Kalis? Siapa yang datang? gak ada. Lalu? Indra, Rigen dan Rahmet yang datang padanya waktu itu. untuk membuatnya tersenyum? Boro-boro! Mereka malah ngejekin Kalis. Serius dah. Hmmh, harusnya kau kerahkan semua pasukan KalisKeras mu bang. Ah, andai saja... sebagai komika yang tak dianggap Kalis hanya bisa mencoba mengalah menahan setiap amarah~~ begitulah kira-kira soundtrack bagi Kalis malam itu.

Apakah cobaan bagi Kalis cukup sampai disitu? ENGGAK!!!
Malam itu, ia dinyatakan harus enyah( lagi) dari Panggung Balai Kartini Ahay, eh. Ia close mic kedua kalinya. Dan ketahuilah wahai saudara-saudaraku, ia pun mengukuhkan diri sebagai yang paling banyak dipajang di post gue ini. keren banget lu bang! Gak sia-sia belajar jadi mafia selama ini--,--



Jangan menangis ka...lis, ini hanyalah cobaan Tuhan, tabahkan hatimu demi ibuu, itu surgamu itu surgamuu, itu surgamuu~~ (yaelah ada yang sedih malah nyanyi :”))

Show 15
Lagi-lagi show ini  dilakukan dalam 2 putaran. Tema yang harus Rahmet, Indra, Rigen dan Dani bawakan malam itu adalah Jakarta dan Puasa. Karena kebetulan show 5 ini terlaksana di bulan ramadhan sekaligus berdekatan dengan Hari Ulang Tahun Jakarta. Waaaa keyen keyenn

Putaran pertama adalah mengenai Jakarta. Yang paling aku seneng di putaran ini yaitu para komika memakai pakaian adat betawi. Keliatan ganteng ganteng semua deh

Ritual sebelum komika tampil adalah pemutaran vt. Dan vt vt tentang Jakarta ini sumpah bikin geli sekalii. Ada yang di jalan hampir kesempret cabe-cabean malah dimarah-marahi lah. adajuga yang marahi cabe-cabean malah dianya sendiri juga goncengan bertiga alias jadi terong-terongan. Jan jan payah tenan wkwkwk.

Dani jadi joke 3 in 1 yang biasanya nyegat di jalanan protokol ibukota gitu. Tapi bedanya Dani itu buy one get one aliasnya dapet bonuss. Itu lho temannya yang setia banget ngikutin dia. Keren kan! kalau Indra tambah konyol lagi. Dia sok sok an nasihatin kalo nyebrang itu lewatnya jembatan penyebrangan. Nah, si Indra pingsan. Tapi emang sih gue akui, yang dibuat syuting vt itu jembatan penyebrangan apa jalur pantura? Jauh benerrr L

FIX tema Jakarta anggap aja dah selesai ya. Oh ya, lupa nyelipin, Dani waktu tampil pake media yang oke banget lho. apaantuh? Yess Foto. LHAKERENNYADIMANAAA?? Di fotonya itu terlihat ada motor nyabrang jalan raya lewat jembatan penyebrangan. KEREN? Iya, kapan lagi coba. HMM, BENER SIH KEREN. *hening*

Tema puasa tambah gokil-gokil sebenernya tapi kalo dijelasin panjaaaaanggg, gak kelar-kelarr. Cuma yang masih nempel di otak itu waktu punch line nya Indra tentang ikan yang dipancing lagi main bedug itu lhoo. Gaququ tenan mass :’( ikannya dosa apa coba, sampae kamu kutuk bisa mukul beduh kek gitu? Jawab mas jawab!!! Emosi sendiri deh^^

Stop emosi! Puasa saatnya menjaga hati. temanya aja puasa, masak emosi masih dipelihara? Oke deh, stop emosi. Tapi kini giliran Dani yang emosi. Eh bukan deng, Dani gak emosi kok cuma rada shock aja, soalnya dia harus close mic malam itu. Sama sih bang, aku juga shock.

Malam itu, show 15 adalah malam terakhir adanya komika yang close mic. Karena??? Pasang telinga, pastikan didalam telinga anda ada gendang telinga supaya bisa mendengar. Karena?? Setelah ini GRAND FINAL SUCI 5!!!!! Yeeeee, akhirnya post ini mau kelar jugaaaa.

SUCI 5 ini beda dari SUCI sebelum-sebelumnya. Kalau biasanya peserta grand finalis cuma ada 2, sekarang 3. Rahmet, Indra dan Rigen masingmasing telah mengunci tiket grand final tersebut. Udah gak sabar kan pengen baca ulasan tentang grand finalnya kayak apaaaa?!!!! Stay tune!

Dan, berikanlah penghormatan yang setinggi-tingginya untuk komika hebat asal malang yang pantang menyerah ini : DANI.


Walaupun gak masuk 3 besar. Tapi Indonesia sudah tahu kok bang, kau ini hebat. Hebat banget. Disaat yang lain terpuruk akan kekurangannya, kau malah melawan arus itu. kau berhasil membuktikan kepada dunia, bahwa orang yang memiliki kekurangan juga layak dan pantas diperhitungkan. Standing applause. Terharu.


REUNI SUCI 5
“Selamat malam balai kartini jumpa lagi di SUCI 5 dalam reuni”
Yihaaaa, awalnya gue nebak malam itu SUCI 5 bakal berakhir aliasnya grand final, eh ternyata malah temen-temennya grand finalis yang nongol. Seneng banget kan yaaa, kapan lagi bisa nonton Dani, Kalis, Afif, Heri, Barry, Dicky, Tomy sama Wira di panggung ini. di Balai Kartini. di Kompas TV. Aahhh jadi maluu^^ Yess 10 besar SUCI 5 kumpul lagi. Senangnya hatiku turun panas demamkuuu(salah fokus)

Kalian merasa aneh gak sih, gue nyebut 10 besar tapi yang gue sebut+3 grand finalis totalnya jadi 11. Ya gak? Kalau merasa, masa kecil anda penuh perhitungan. Yaa gue gak lagi salah. Yang gue sebut benerr. Yang salah itu KALIS. Lagi-lagi Kalis, apa perlu fotonya gue pajang lagi? gue takut disangka muridnya entar. Gue takut disangka anak hits hehe

Ketahuilah wahai saudaraku sekalian, kenapa kesalahan ada pada Kalis? Ya karna dia di Call back. 8 besarnya jadi 2 kali. Show di SUCI jadi tambah banyak. Udah ngerti? Tik,tok, Bang Kalis, jangan lupa sholat yaaa:>

Malam itu, untuk kali pertama om Indra komentar kompor gas ke Tomy. Ya gue akui sih, dia pecah banget malem itu. harusnya dulu dulu begini bang :’)) Tomy lucu banget pas dia ngebahas komentar-komentar pedas di youtube tentang stand up nya. “garing lu! Gak malu apa lu! Mati aja lu!” kebayang kan gimana gaya babap ngomong ini. Gokil sekali sumpaaahh. Terus bit nya tentang pasar kaget juga bikin perut gue aerobikan. Lah gimana enggaa. Orang gaya nya gitu gitu banget sih. PASARR!!!! ALHAMDULILLAH ADA YANG BELIII *sambil jongkok* geligeligeliii *muteralababapp

Ada satu kata dari Afif yang menggelitik di telinga. Yaps, ‘abang-abangan gue’. Bagi kaka Radit abang-abangan itu adalah beberapa cowok dewasa yang menjaga kita dengan tulus dan menyinari kita dengan kasih sayang. Ini yang polos siapaa? Yang dipolosin siapaa? Puciingg pala barbell~,~

Kalis dan Afif tengkaarrrr!!!! Wah seru tuh. Holigan vs KalisKerass. Menang siapa yaaaa? Gatau, di cut kayaknya deh. Padahal kepo!!! Puciingg pala kepoo~,~

Kehadiran eneng di panggung SUCI malam itu.... lumayan lah. lumayan sebagai obat kangen. Duh, eneng.... “eh enak aja, lahan gue lo ambil!” sekitar 7 minggu gak liat, ternyata sama aja yaa. Cucokk! Tapi saya sukaaaa~~~

Ada yang spesial lagi di reuni kali ini. Dicky dan Wira mencoba alih profesi jadi pembawa acara. Pas! pantes! Kalo kata Feni Rose, yang satu sok sok jijayy yang satu jijayy beneraan, tapi ya... emang sih. Gokil bett merekaa. Ah, jadi tambah kagum...

“Jumpa lagi di PARADISEE Pantauan Ramadhan Bersama Dicky Wira Sore-sore”

oh iya selamat ya buat Indra yang dapaet gelar komika pershabatan :*:*:*



UNCENSORED
Perlu dibahas gak nih? sebenernya sih banyaaakkk. Tapi yaaa berhubung kalian udah gak sabar pingin baca ulasan tentang grand final mending ini di skip aja kalik yaa. Ini cuma ulasan-ulasan perjalanan SUCI dari awal kok. Hal-hal unik serta yang hal-hal yang biasanya disensor kini dibuka abis-abisan. Seru sihh, tapi rela gak mau cepet cepet baca ulasan tentang grand final?


GRAND FINAL SUCI 5
9 Juli 2015. Hari istimewa. Hari yang gue tunggu-tunggu. Ada apa dihari itu?

Entah kenapa antusias gue membara sekali saat itu. Sebuah penantian akan penentuan juara SUCI 5 telah membuncah hingga gue sakit kepala. Beneraann! Pas sahur, keingetan Rigen. Jam 12 siang mikir Rahmet lanjut puasa apa kagak. Pas Buka ga pengen makan malah pengen streaming Indra. Duh parahh! Apakah gue sakit? Jangan-jangan sakit jiwa? Keknya sih iya._.

Hingga saat yang dinantikan tiba. Jam dinding telah menunjukkan pukul 21.00 WIB. Stand Up Comedy Indonesia season 5 akan segera tayang... di tipi. Alhamdulillah, rejeki anak sholeh

Grand final ini sangat semarak. selain tentunya ada 3 grand finalis yaitu Indra, Rahmet dan Rigen, hadir pula para komika dari SUCI SUCI terdahulu. Siapa sajakah? Entar ajaa, bakal dibahas kok santaayyy.

Host nya pun juga spesial. Awalnya gue kaget, soalnya pas opening yang jadi host itu Pandji dan kaka Radit. Pertanda apa ini?! Malah kayak SUCI 1 yatoo? Kalo kaka Radit jadi host, juri nya berkurang dong? Apa kaka Radit ndobel? Heei Radit kurang duit lo? Kalo yang ini kata-katanya si eneng hihiw

Kekhawatiran gue gak kejadian kok. Kaka Radit tetep jadi host. Pandji tetep pasangannya sama David. Cuma... ketambahan 1 lagi tuh. Clue nya dia ini jebolan SUCI 4. Unyu-unyu. Perutnya six pack(boong!), ganteng, terus kalo ngeblank suka bilang yang aneh-aneh. Kayak gini nih : “aku sayang kaliaaaannn, kalian sayang aku ga seeehhh” wkwk udah ketebak kan?

Dan, jangan pernah sekalipun ngajak ngomong dia pake bahasa Thailand. Bakal dijabanin sumpaaahh. Dan pasti ujung-ujungnya kalian yang puyeng :”(

Dia adalah ... HIFDZI KHOIR!!!! Yaay siang siang aku sayang kaliaaannn{}

Oke, fokus ke grand finalis lagi yaaaw. Jadi gini, grand final kali ini akan dilalui grand finalis dalam 3 putaran. Aturan tiap putaran kurang lebih seperti ini:

Putaran 1, ketiga finalis harus meroasting kedua finalis yang lain.

Putaran 2, tema bebas hanya saja para finalis diwajibkan tampil dengan menggunakan media. Entah foto, entah video, entah pacarnya dibawa keatas panggung juga boleh. Sayangnya gaada yg gitu:(

Putaran 3, cukup bikin migrain. Karena apa? Dalam waktu 7 menit para finalis kudu berstand up dengan 6 teknik jadi satu. Call back, riffing, rule of three, impersonate adalah beberapa diantaranya. Tema pada putaran ketiga ini adalah juara.

Perputaran masing-masing 7 menit. Kalau dikali 3 jadi 21 menit inilah 21 menit paling berarti bagi Indra, Rahmet dan Rigen selama hidup. Laga hidup mati. Tapi, alhamdulillah setelah 21 menit tersebut berlalu mereka masih sehat wal afiat tanpa kurang suatu apapun. Yaiyalah!

Oh iya, sebelum mereka tampil. Mereka melakukan sedikit performance bersama 16 besar komika SUCI 5 yang lain lho. Sederhana saja, masing-masing dari mereka memiliki 4 pengikut yang ngakunya sih mendukung salah satu dari mereka. Gini nih kurang lebihnya(fokus yg bawah!) :


Dan saat itu pertama kalinya aku lihat eneng dicky tawuran. Bawa batu bata segala lagi. Duh, neng, masakan dirumah udah mateng? Wkwk

Dan untuk pertama kalinya aku menyadari betapa emasnya suara Rigen. Dia nyanyi bagus bangett. Diiringi gitarnya afif dan puisinya wira tambah bikin klepek klepek. Dan, aku mau nanya, itu Anjas sama Kalis ngapain? Jadi cocuitt bangeettt^^

“Temanya star wars karena hidup ini indah” YAELAHH APA HUBUNGANNYA NDRAA!!!
Duh ketiga tim ini gada yang benerr. Kayaknya Cuma Dani deh yang paling oke. Liat aja!!

....tik,tok,tik,tok....

Oke, kita mulai saja ke putaran pertama. Oh ya, sebelum ke finalis pertama yaitu Rahmet. Dodit tampil dulu loohh. Ada yang lupa sama Dodit? Selamat malam para kerabat..

Rahmet meroasting Rigen dan Indra. Lagi-lagi dia bawa-bawa nama temennya. Siapa? Kolai. Katanya kolai itu temennya yang paling oon. Ya gitulah dia bawa-bawa si kolai buat ngeroasting Indra. Katanya si Indra lebih oon dari Kolai. Duh, ndra sabar ya :)

Sekarang giliran Indra. Katanya : gue sama Rigen udah bareng-bareng sejak dulu. Sejak kita gak lucu sampe kita berdua bisa berdiri di panggung ini. Terus sekarang kompas minta gue ngehina Rigen? Enggak! Gue nggak bisa! Gue lebih milih mundur *indra mundur beberapa langkah* mundur baru bisaa..

Lo tau ndra, gue dah nyiapin golok lho dari rumah. Kzl kzl kzl-__-

Rigen. Bagi gue dia yang paling pecah di putaran 1 ini. Yang paling gue inget itu waktu dia mbandingin diri sama Rahmet dan Indra, kira-kira siapa yang cocok gitu buat jadi host. Indra katanya gak cocok karna dia ngomognya belibet. Nah, rahmet kata dia suaranya fales. “selamat malam gue rahmeEeEettt”

Kalo ngomongin suara. Bener sih, Rigen yang paling mumpuni. Kompor gas!!!

Putaran 1 usai. Perjalanan mereka diulur lagi. Kini giliran Dicky dan Wira yang menguasai panggung Balai Kartini. Biasaaaa, mereka bermain sketsa. 3 finalis ikut bermain bersama mereka. Setelah sketsa usai. Giliran Dicky ber stand up. Ia bercerita tentang pengalaman pertamanya facial. Gada topik yang lain apa neng? Hehee

Putaran 2 siap dimulaaaiii!!! Para finalis menyiapkan mental kembali. Urutan di putaran 2 kali ini adalah Indra, Rigen dan Rahmet.

Saat Indra tampil panggung balai kartini disulap bak kamarnya. Rigen diujung stand up nya ia menirukan gaya khas para komika yang menurutnya berhasil memikat karena kekhasannya. Ada Dodit, Dzawin, Babe dan yang paling mengharukan adalah saat dia menirukan Indra dan Rahmet. Mungkin dia lupa saat itu mereka adalah lawannya. Ah, itulah juara yang sesungguhnya. Selamat malam gue rahmeEeEEeeett!!! Rahmet ga usah ditanya, dia sangat ciamik di putaran kedua.

Setelah putaran kedua. Kini para tamu yang unjuk gigi. Tamu yang tampil saat itu berstand up tentang ramadhan. Dzawin, Kalis dan Muslim yang saat itu diberi amanah untuk tausiyah ala kadarnya di balai kartini. Dan gue akui, mereka memang ahli di bidang ini. Subhanallah^

Memasuki putaran ketiga. Putaran terakhir di grand final. Sekaligus terakhir kali Rigen, Rahmet dan Indra berstand up di panggung balai kartini. Mungkin di SUCI selanjutnya mereka tampil lagi, tapi sebagai SUCI 5 inilah detik-detik terakhir. 7 menit paling bersejarah. 7 menit yang penuh pertumpahan darah.

Tema juaraa... hmm ,juara, apakah itu?

Menggunakan 6 teknik dasar? Siapa takut!

Gue emang ga ngerti tentang teknik stand up. Tapi okelah mereka jago-jago. Dan semoga saja masing-masing dari mereka ga ada yang melewatkan salah satu teknik tersebut.

Yang paling menggelitik di telinga gue itu saat Rahmet dengan polosnya ngaku kalau sebelum grand final ini dia dibawa ke dukun yang ada di Banten. Katanya sih biar juara. Itu beneran met? Ya ampun segitunya. Dan ternyata dukunnya itu Babe Cabita! Gue shock. Tapi akhirnya gue sadar kalo Babe ga mungkin jadi dukun yang begituan, mungkinnya jadi dukun beranak(eh bercanda!)

Dan yang masih jadi pertanyaan. Kenapa di putaran ketiga ini Indra minta maaf? Itu ga perlu ndra. Menang ngga itu masalah belakangan. Duh, mau ketawa jadi sedih kan. Hikshikshikss

Seluruh putaran selesai!

Lupakan segala yang terjadi di setiap putaran. Kita senang-senang malam itu. Walaupun gue nonton dirumah tapi gue tetep nikmatin kok. Nikmatin banget malah. Dah, Rahmet Indra Rigen istirahat dulu gih. Terimakasih untuk 21 menit ini. Apapun hasilnya kalian tetep juara.... di hati aku!!!

Eh sebelum ke tamu-tamu yang akan hadir selanjutnya. Gue mau ngutarain perasaan gue nih. Tentang ketiga grand finalis ini. Jujur, ketiganya gak ada yang gue dukung buat jadi juara. Kok gitu? Bukannya gak ada yang gue favoritin, tapi karena mereka favorit gue semua. Sumpah. Ini gak peres. Jadi ya gue pasrah aja siapapun yang jadi juara. Rahmet oke, Rigen oke, Indra juga oke. Pokoknya semuanya oke. Yang jadi juara berarti yang lebih beruntung aja dapet mobil. Yang juara ketiga juga bukan berarti gak lucu. Rejekinya emang segituu. Dah, positif thinking gaess!!!

Dan slentingan kabar yang beredar di masyarakat tentang SUCI 5 ini yang katanya gak sebagus SUCI SUCI yang lain, gue sih cuek aja. Gue seneng kok sama SUCI 5 ini. Kalian mah ngomong apa aja terserah, toh kalian juga belum tentu bisa kan kek mereka? SUCI limaaaa...... ahay!

Dah kembali lagi ke tamu-tamu yang sepertinya adalah tamu ‘terakhir’. Sekarang tema bagi tamu-tamu ini adalah mudik. Dan yang unjuk gigi adalah.... komika komika antar kota antar provinsi. Loh kok gitu?

Boris, David, Abdur dan Dodit. “hmmh rigen followersnya 5000. Hellow! Ayo gaess di follow!” lagi-lagi Dodit mempermasalahkan tentang followers. Tapi, alhamdulillah semenjak itu gue langsung ngefollow @rigensih . makasih mas dodit sudah diingatkan wkwk

Sudah. Selesai. Pertunjukkan malam itu habis. Kini tiba saat yang ditunggu-tunggu: PENGUMUMAN.

SIAPAKAH JUARA SUCI 5? Apakah...



Atau


Saksikan setelah pesan-pesan berikut!

liat nih, ekspresi tegang mereka :


sebelum diumumkan. para host menthrow-back kembali komentar para juri terhadap penampilan ketiga finalis. Pada putaran pertama, Hifdzi yang bertugas membacakan komentar tersebut. setelah pembacaan, barulah tiba saat yang menegangkan.

juara ketiga jatuh pada.... (masih anget banget di telinga gue waktu host nya ngumumin ini. sampe detik ini pun gue masih aja deg-degan)
...
...
...
*hening*


INDRA !!!


selamat Indra berhak membawa pulang suzuki new thunder 125cc, uang 10 juta rupiah, paket berlangganan K-Vision dan 1 buah sepeda wim cycle. selamat bang. traktir friendmawan bisa kalik huehe^^

oh ya, sekalian aja nih di share hadiahnya. juara 2 bakal dapet suzuki new thunder 125cc, uang 25 juta rupiah, paket berlangganan K-Vision dan 1 buah sepeda wim cycle.
juara 1 dapet mobil karimun terbaru, uang 50 juta rupiah, paket berlangganan K-Vision dan 1 buah sepeda wim cycle.
ehm, info aja nih buat Rigen sama Rahmet. gue ini anak STM dan punya keturunan Bima. traktir napa! wkwk. canda candaa

lanjut, jantung gue berdetak lebih kencang dari sebelumnya. kini cuma ada Rigen dan Rahmet di panggung megah Balai Kartini.


David membacakan ulasan komentar ketiga juri di putaran kedua dilanjut Pandji membacakan komentar bagi mereka di puataran ketiga. deg deg deg deg. Dan juara 1 stand up comedy Indonesia season 5 adalah.....

RIGEN !!!!!!!!!!!!!!

air mata balai kartini pecah. Rigen sujud syukur. disambut pelukan dari Rahmet dan Indra. semuanya menangis terharu malam itu. pendukung Rahmet, Rigen dan Indra bersatu menyambut sang juara baru. sang juara dari Bima. Disini mental yang berbicara. karena sesungguhnya, mereka bertiga adalah juara. 

selamat Rigen :))
selamat Rahmet :))
selamat Indra :))

duh, aku ga bisa berkata-kata lagi nih. mungkin foto ini yang mampu mewakili perasaanku





saya khurnia. selamat malam :))